Boy Sandi: Kejuaraan Sepatu Roda Perkuat Payakumbuh sebagai Magnet Sport Tourism Sumatera

Boy Sandi


PAYAKUMBUH-Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Boy Sandi, SH, menegaskan bahwa penyelenggaraan Payakumbuh Inline Skate 

Open Regional Sumatera menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Kota Payakumbuh sebagai salah satu tujuan utama sport tourism di Sumatera.

Kejuaraan sepatu roda yang digelar selama tiga hari, sejak 26 hingga 28 Desember 2025 di Lapangan Sepatu Roda Randang, itu diikuti ratusan atlet dari berbagai provinsi di Sumatera. 

Menurut Boy Sandi, tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa Payakumbuh mulai diperhitungkan sebagai kota yang layak menjadi tuan rumah event olahraga berskala regional.

“Event ini bukan hanya soal kompetisi dan prestasi atlet, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Hotel, rumah makan, transportasi, hingga pelaku UMKM ikut merasakan perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung,” ujar Boy Sandi, Minggu (28/12).

Ia menilai, kejuaraan tersebut merupakan contoh konkret bagaimana olahraga dapat menjadi instrumen promosi daerah. Kehadiran atlet, ofisial, serta keluarga peserta dinilai sekaligus memperkenalkan Payakumbuh kepada masyarakat luar daerah sebagai kota yang ramah, aman, dan memiliki fasilitas olahraga yang memadai.

Namun demikian, Boy Sandi mengingatkan agar keberhasilan ini tidak berhenti pada satu event semata. Ia mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga, termasuk manajemen penyelenggaraan event, agar Payakumbuh semakin siap menggelar kegiatan berskala lebih besar.

Hal ini, menurutnya, sejalan dengan rencana Payakumbuh yang diproyeksikan menjadi tuan rumah cabang olahraga sepatu roda dan skateboard pada Porprov Sumatera Barat 2026. Kesiapan infrastruktur dan dukungan lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan tersebut.

“Kalau konsisten dan berkelanjutan, Payakumbuh tidak hanya dikenal sebagai kota kuliner, tetapi juga sebagai kota sport tourism. Ini peluang besar yang harus dikelola dengan serius,” tambahnya.

Boy Sandi juga mendorong agar kejuaraan-kejuaraan olahraga seperti Payakumbuh Inline Skate Open dapat masuk dalam kalender tetap event daerah. Dengan begitu, Payakumbuh dapat terus menarik kunjungan dari luar daerah sekaligus memperkuat identitasnya sebagai kota tujuan event olahraga,"  tutupnya. (jnd)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama