| Bupati Welly Tegaskan Validasi Data OPD dalam FGD BPS Pasaman |
PASAMAN-Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan komitmen penguatan tata kelola data melalui Forum Group Discussion (FGD) Koordinasi dan Validasi Data Statistik Sektoral Penyusunan Kabupaten Pasaman Dalam Angka 2026 serta Sosialisasi Standar Pelayanan Statistik Terpadu yang digelar di Aula Puncak Tonang, Kantor BPS Pasaman, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, perbankan, BUMN/BUMD, serta perwakilan perguruan tinggi.
Bupati Pasaman Welly Suhery menegaskan pentingnya penyajian data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan oleh setiap OPD.
Ia meminta agar tidak ada lagi data yang tidak valid atau berbeda antarperangkat daerah karena akan berdampak pada ketepatan arah kebijakan pembangunan. Menurutnya, data merupakan fondasi utama dalam perencanaan hingga evaluasi program pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Pasaman H. Parulian bersama jajaran pimpinan OPD.
Dalam kesempatan itu, Bupati Welly menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan BPS untuk memperkuat sistem statistik sektoral yang terintegrasi. Ia menyebut kolaborasi ini penting guna mendukung visi Pasaman Bangkit berbasis data yang kuat dan terpercaya.
Kepala BPS Pasaman, Nita Andriani, menyampaikan bahwa FGD ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas OPD dalam pengelolaan data sesuai standar nasional. Ia menjelaskan bahwa BPS juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada Mei hingga Juni 2026, sehingga dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan.
Selain diskusi dan pemaparan materi, kegiatan tersebut juga membahas tindak lanjut penguatan statistik sektoral di masing-masing OPD serta sosialisasi Standar Pelayanan Statistik Terpadu. Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) turut diperkenalkan sebagai upaya meningkatkan literasi statistik hingga ke tingkat nagari.
Melalui FGD ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap kualitas data semakin tertata dan terstandar sehingga menjadi rujukan utama dalam pengambilan keputusan strategis pembangunan daerah.
Pemkab Pasaman menegaskan bahwa penguatan basis data akan terus menjadi prioritas demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan transparan. (*)