![]() |
| Wali Kota Solok beri pengarahan |
KOTA SOLOK–Wali Kota Solok secara resmi membuka Forum Satu Data Indonesia Tingkat Daerah Kota Solok sebagai langkah strategis dalam mewujudkan ketersediaan data yang akurat, terpadu, dan dapat diakses secara luas. Forum ini digelar sebagai upaya memperkuat perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah yang berbasis data, bertempat di Akmalroom Bapperida Kota Solok, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Solok, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bapperida, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Solok. Kehadiran para pimpinan perangkat daerah ini menegaskan komitmen bersama dalam mendukung implementasi kebijakan Satu Data Indonesia secara menyeluruh di tingkat daerah.
Wali Kota Solok menekankan bahwa Satu Data Indonesia merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Ia menyampaikan bahwa data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi antar-OPD menjadi kunci utama dalam menghasilkan kebijakan publik yang tepat sasaran serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurut Wali Kota, selama ini masih ditemui perbedaan dan ketidaksinkronan data antar-perangkat daerah yang berpotensi menghambat proses perencanaan pembangunan. Oleh karena itu, melalui forum ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan komitmen seluruh OPD untuk bertanggung jawab terhadap kualitas data yang dihasilkan, mulai dari pengumpulan hingga pemanfaatannya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Solok berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola data daerah sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia, meliputi penerapan standar data, metadata, interoperabilitas data, serta penggunaan kode referensi dan data induk. Dengan penerapan prinsip-prinsip tersebut, data yang dihasilkan tidak hanya dapat dipertanggungjawabkan, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
Forum ini juga menjadi ruang strategis untuk berdiskusi, berkoordinasi, serta mengevaluasi pelaksanaan Satu Data Indonesia di Kota Solok. Ke depan, Pemerintah Kota Solok berharap dapat mewujudkan sistem data daerah yang terintegrasi, berkelanjutan, dan adaptif guna mendukung pembangunan yang lebih terarah, efektif, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Siska)
