![]() |
| Kajari Solok Selatan serahkan bantuan untuk masjid |
SOLOK SELATAN-Safari Ramadan yang menjadi agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memberikan kesan tersendiri bagi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Dahnir, S.H., M.H.
Dahnir, , Minggu (15/03/2026), mengatakan, Safari Ramadan memiliki banyak manfaat, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Safari Tim Ramadan sangat bermanfaat. Selain sebagai sarana silaturahmi dan dakwah, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Solok Selatan,” ujar Dahnir.
Dia dipercaya menjadi Ketua Tim V Safari Ramadan Kabupaten Solok Selatan yang mengunjungi empat lokasi berbeda, dua lokasi di Kecamatan Sangir, satu lokasi di Pauh Duo, dan satu lokasi di Sungai Pagu.
Dahnir memberikan pengarahan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kejaksaan Negeri Solok Selatan.
“Kami memberikan pencerahan, pencerdasan, serta menanamkan kesadaran hukum kepada masyarakat Solok Selatan, khususnya masyarakat yang kami kunjungi,” ungkapnya.
Tim Safari Ramadan juga menyalurkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan sebesar Rp30 juta untuk pembangunan rumah ibadah atau sarana penunjang masjid dan musala.
Menurut Dahnir, meskipun bantuan tersebut belum dapat menutupi seluruh kebutuhan pembangunan, namun diharapkan dapat membantu pengurus masjid dan musala dalam memenuhi kebutuhan awal pembangunan.
Safari Ramadan juga menjadi kesempatan bagi perangkat daerah untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta bertukar pengetahuan yang dapat diterapkan di instansi masing-masing.
“Kegiatan TSR juga menjadi ajang bagi pemerintah untuk mendengarkan dan menyerap langsung berbagai saran serta aspirasi masyarakat, baik dari unsur eksekutif maupun legislatif,” tambahnya.
Dahnir juga mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat dalam menyambut kedatangan tim Safari Ramadan di setiap lokasi yang dikunjungi.
“Keramahan masyarakat sangat terasa. Mereka menyambut tamu dengan sopan dan penuh kehangatan, seolah menyambut kedatangan keluarga sendiri,” katanya.
Ia juga mengapresiasi sajian makanan yang disediakan masyarakat di setiap lokasi kunjungan.
“Masjid dan musalanya mungkin sederhana, tetapi sajian makanan yang dihidangkan sangat luar biasa. Banyak kuliner tradisional yang rasanya sangat enak,” ujarnya.
Dahnir berpesan kepada masyarakat agar terus menjaga kekompakan, saling membantu dalam kebaikan, serta menjauhi penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan praktik illegal logging maupun illegal mining.
Dia mengimbau perangkat desa atau nagari agar mengelola dana desa secara transparan, adil, dan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.
“Kepada para orang tua dan generasi muda, teruslah melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena pendidikan merupakan investasi besar yang sangat berharga bagi masa depan,” tutupnya. (jup)
