86 Pemangku Adat Solok Raya Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas di Padang




PADANG-Sebanyak 86  pemangku adat yang terdiri dari ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai dan bundo kanduang dari wilayah Solok Raya meliputi Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Solok dan Kota Solok mengikuti bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas pemangku adat.

Kegiatan bertema “Samuik Tapijak Indak Mati, Alua Tataruang Patah Tigo” tersebut digelar di Rocky Hotel Padang pada 22 hingga 24 Mei 2026.

Anggota DPRD Sumatera Barat, Nurfirmanwansyah saat membuka kegiatan pada Jumat (22/5/2026) menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh angku datuak, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai dan bundo kanduang yang telah hadir pada kegiatan peningkatan kapasitas pemangku adat ini,” ujarnya.

Nurfirmanwansyah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan gelombang kedua yang dilaksanakan untuk wilayah Daerah Pemilihan Sumbar 7. Menurutnya, peningkatan kapasitas pemangku adat sangat penting dan memiliki manfaat besar dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai adat di tengah masyarakat.

“Peran pemangku adat sangat besar, terutama di lingkungan anak kemenakan. Nilai-nilai adat harus terus dilestarikan dan disegarkan kembali di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang lainnya. Karena itu, peran ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai dan bundo kanduang ydinilai sangat penting dalam membina serta melindungi anak kemenakan dan masyarakat.

Dia mengingatkan seluruh peserta bimtek agar bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi di era digital saat ini.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Sumatera Barat tersebut berlangsung lancar dan penuh keakraban dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, termasuk Nurfirmanwansyah. (jup)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama