KUANSING–Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Suhelmon menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Pondok Pesantren (Ponpes) As Salam yang dinilainya terus menunjukkan kemajuan sebagai lembaga pendidikan Islam yang humanis dan bersahaja.
Menurut H. Suhelmon, pengasuh Ponpes As Salam, KH Ahmad Umar Saleh (Gus Umar), bersama Kepala Pesantren, KH Agus Imam Bin Masud (Gus Imam), merupakan dua sosok yang saling bersinergi dalam membesarkan dan mengembangkan Ponpes As Salam.
"Gus Umar selaku pengasuh dan Gus Imam sebagai kepala pesantren merupakan sosok yang saling membahu dalam membesarkan pondok pesantren ini," ujar Suhelmon.
Ia juga memuji suasana dan lingkungan Ponpes As Salam yang dinilainya sangat mendukung proses pendidikan dan pembentukan karakter santri.
"Keberadaan Ponpes As Salam begitu humanis dan bersahaja. Lingkungannya asri, nyaman, serta harmonis, sehingga sangat mendukung kegiatan belajar mengajar," katanya.
Suhelmon turut menyampaikan kabar baik bagi dunia pesantren. Menurutnya, pemerintah melalui kebijakan terbaru telah menginstruksikan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama.
"Ini menjadi kabar baik bagi pesantren. Dengan hadirnya Direktorat Jenderal Pesantren, ke depan pondok pesantren akan memperoleh perhatian yang lebih besar dari pemerintah, baik dari sisi pembinaan maupun pengembangan kelembagaan," jelasnya.
Ia optimistis Ponpes As Salam akan terus berkembang dan menjadi salah satu pesantren unggulan di Kabupaten Kuantan Singingi.
"Saya sangat yakin, di bawah kepemimpinan dan asuhan Gus Umar serta Gus Imam, Ponpes As Salam akan semakin maju dan berkembang," tutupnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Suhelmon saat menghadiri kegiatan wisuda Madrasah Tsanawiyah yang diikuti 111 siswa dan wisuda Madrasah Aliyah yang diikuti 35 siswa di Ponpes As Salam, Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, Minggu (31/5/2026).
Pengasuh Ponpes As Salam, Gus Umar, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para undangan serta dukungan yang diberikan Kemenag Kuansing dan seluruh pemangku kepentingan terhadap perkembangan pesantren.
Menurutnya, kemajuan Ponpes As Salam tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama kepercayaan para wali santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di pesantren tersebut.
"Ponpes As Salam tidak akan berkembang seperti saat ini tanpa dukungan banyak pihak. Kami sangat berterima kasih kepada para wali santri yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk mendidik anak-anak mereka," ujar Gus Umar. (Ridho)