Gebrakan Welly–Parulian, Ambulans SIGAP dan Berobat Gratis Jangkau Seluruh Pelosok Pasaman



PASAMAN– Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat pelaksanaan program unggulan di bidang kesehatan melalui layanan Berobat Gratis, Ambulans SIGAP, dan Rumah Singgah Persalinan yang telah berjalan selama satu tahun di bawah kepemimpinan Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian. Evaluasi program tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pasaman bersama Dinas Kesehatan di Media Center Diskominfo, Senin (18/5/2026).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Yong Marzuhaili, menjelaskan bahwa program kesehatan unggulan tersebut diluncurkan pada Mei 2025 sebagai bagian dari visi pembangunan daerah periode 2025–2030. Program ini bertujuan memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Pasaman melalui skema Universal Health Coverage (UHC), layanan ambulans gratis, serta dukungan fasilitas kesehatan yang merata hingga ke pelosok daerah.

Menurut Yong, hingga Maret 2026 layanan Ambulans SIGAP telah melayani 280 pasien yang dijemput dari rumah menuju puskesmas atau rumah sakit, serta mengantar 145 pasien kembali ke rumah setelah mendapatkan perawatan. Selain itu, layanan tersebut juga telah mengantar 312 jenazah dari fasilitas kesehatan ke rumah duka dan 134 jenazah dari rumah duka menuju tempat pemakaman secara gratis.

Ia menambahkan, layanan SIGAP kini telah beroperasi di seluruh 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang kondisi ekonomi. Untuk mempermudah pelayanan, masyarakat dapat menghubungi layanan cepat SIGAP melalui nomor 0822-99-6000-40 ketika membutuhkan bantuan ambulans atau layanan kesehatan darurat.

Dalam kesempatan yang sama, Yong mengungkapkan bahwa Kabupaten Pasaman saat ini telah mencapai cakupan UHC sebesar 98 persen. Dengan capaian tersebut, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan gratis di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Tuanku Imam Bonjol, RSUD Tuanku Rao, RS Ibnu Sina, serta sejumlah puskesmas yang tetap melayani warga meskipun belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Bupati Pasaman Welly Suhery menegaskan bahwa seluruh program kesehatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan Ambulans SIGAP, layanan berobat gratis, hingga berbagai inovasi pelayanan di rumah sakit daerah menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasaman. “Program ini adalah bentuk komitmen kami agar seluruh masyarakat Pasaman mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan terjangkau,” tegas Welly.  (*)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama