Pelajar SMPN 3 Puger Antusias Hijaukan Pesisir, Dukung Aksi Tanam Mangrove Serentak Kodim 0824 Jember

 Pelajar SMPN 3 Puger saat ikut menaman mangrove bersama jajaran Kodim 0824 Jember di Pantai Cemara, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Senin (25/5/2026). (Foto: Humas Kodim)



JEMBER - Semangat pelestarian lingkungan tampak membuncah di kawasan Pantai Cemara Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (25/5/2026). Puluhan siswa bersama aparat TNI turun langsung menanam mangrove dalam kegiatan yang digelar Kodim 0824/Jember sebagai upaya mitigasi bencana abrasi sekaligus edukasi lingkungan bagi generasi muda.

Sebanyak 10 siswa dan tiga guru dari SMPN 3 Puger terlibat aktif dalam kegiatan penanaman mangrove serentak tersebut. Mereka berbaur dengan personel TNI, unsur Forkopimka Puger, tokoh masyarakat, hingga perwakilan dunia usaha dalam aksi menjaga kawasan pesisir Jember.

Kepala SMPN 3 Puger, Mohamad Solikin, mengatakan keterlibatan siswa dalam kegiatan itu menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian lingkungan sejak dini.

Menurutnya, kolaborasi antara Kodim 0824/Jember dan civitas akademika SMPN 3 Puger tidak hanya berfokus pada penyelamatan ekosistem pesisir, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar peduli terhadap lingkungan dan memiliki semangat cinta tanah air.

“Kegiatan Penanaman Mangrove Serentak ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan wujud nyata dari komitmen Kodim 0824 Jember dalam menjalankan fungsi Pembinaan Teritorial yang adaptif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Solikin.

Ia menambahkan, penanaman mangrove bersama anggota Pramuka SMPN 3 Puger di Pantai Cemara Getem menjadi simbol penanaman fondasi masa depan. Selain memulihkan ekosistem pesisir Mojomulyo dari ancaman abrasi, kegiatan itu juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami tidak hanya ingin memulihkan ekosistem pesisir Mojomulyo dari ancaman abrasi, tetapi juga ingin membentuk karakter pemuda yang peduli, tangguh, dan cinta tanah air. Sinergi antara TNI dan dunia pendidikan adalah kunci untuk menjaga kedaulatan lingkungan NKRI,” katanya.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 peserta dan dilaksanakan secara serentak melalui video conference bersama Brigjen TNI Bumi Aryo Bimo selaku Waster Kasad Bidang Binter.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Bumi Aryo Bimo menegaskan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah konkret menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah abrasi pantai yang mengancam wilayah pesisir.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup demi keberlangsungan generasi mendatang.

Dandim 0824/Jember Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan lingkungan hidup Tahun Anggaran 2026 yang sejalan dengan pembangunan berkelanjutan dan mitigasi bencana.

“Penanaman mangrove ini bukan hanya kegiatan seremonial semata, namun menjadi bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Mangrove memiliki manfaat besar dalam mencegah abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi benteng alami menghadapi perubahan iklim dan bencana alam,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat terus terjalin demi menjaga keberagaman hayati serta kelestarian lingkungan hidup di wilayah pesisir Jember. (rus)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama