SOLOK SELATAN- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang unggul, kreatif, sehat, dan berkarakter melalui pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD/MI dan SMP/MTs tingkat kabupaten tahun 2026.
Pembukaan kegiatan tersebut digelar di Aula Sarantau Sasurambi, Selasa (19/05/2026), dan dihadiri para peserta, guru pendamping, kepala sekolah, unsur pemerintah daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Selatan, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Solok Selatan.
Bupati Solok Selatan, Khairunas, menyampaikan bahwa ajang talenta seperti O2SN dan FLS3N bukan sekadar kompetisi untuk meraih juara, tetapi juga menjadi sarana penting dalam pembinaan karakter, pengembangan bakat, serta pembentukan mental generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan penguatan karakter melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.
“Nilai-nilai tersebut menjadi pondasi dalam membentuk murid yang sehat, disiplin, berintegritas, dan mampu bersaing secara positif,” ujar Khairunas.
Ia menjelaskan, O2SN merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam pembinaan olahraga pendidikan yang dilakukan secara berjenjang, terarah, dan berkelanjutan. Melalui ajang tersebut diharapkan lahir atlet-atlet muda yang sehat, tangguh, dan memiliki jiwa sportivitas tinggi.
Sementara itu, FLS3N dinilai menjadi wadah penting bagi siswa untuk mengeksplorasi sekaligus menyalurkan bakat seni yang dimiliki. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi kreatif yang mencintai budaya bangsa, memiliki kepekaan sosial, serta menghargai nilai-nilai seni dan budaya. (Jup)
