Tanggap Darurat Kebakaran, Damkar Buteng Kolaborasi dengan Batalyon TP-870 Sangia Wambulu

 Danyonif TP-870/SW Letkol Inf Andi Gumilang menerima kedatangan Kasat Pol-PP dan Damkar, Hermansya SH dan Bidang Damkar di Mako Yonif TP-870/SW


BUTON TENGAH - Untuk memperkuat dan mempercepat respons penanggulangan kebakaran di wilayah Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Satuan Pol-PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat bangun kolaborasi dengan Batalyon Infanteri (Yonif) TP-870 Sangia Wambulu.

Kolaborasi ini disepakati langsung Kasat Pol-PP dan Damkar Kabupaten Buteng Hermansya SH, dan Komandan Batalyon Infanteti TP-870 Sangia Wambulu Letkol Inf Andi Gumilang di Markas Komando (Mako) Batalyon Kelurahan Tolandona, Selasa (19/5/2026). 



Danyonif TP-870/SW Letkol Inf Andi Gumilang dan Kasat Pol-PP dan Damkar Hermansya SH sepakat berkolaborasi tanggulangi bencana kebakaran.


Keduanya sepemahaman dan memiliki tanggungjawab yang sama dalam merespon dan  menangani bencana kebakaran di Kabupaten Buteng, karena sama-sama memiliki armada mobil pemadam kebakaran. 

Saat ini, Damkar Kabupaten Buteng masih memiliki dua unit mobil Damkar. Sementara, Yonif TP-870 Sangia Wambulu juga memiliki dua unit yang didatangkan belum lama ini. 

Kasat Pol-PP dan Damkar Kabupaten Buteng, Hermansya SH, mengaku kolaborasi ini akan difokuskan pada pelatihan gabungan, deteksi dini, hingga pengerahan personel di lapangan nantinya saat terjadi kebakaran. 

"Kami sangat bersyukur dengan adanya YonifTP-870 Sangia Wambulu ini di Kabupaten Buteng, sehingga bisa berkolaborasi dalam hal penanganan bencana kebakaran. Apalag mereka didukung fasilitas lengkap, dari armada Damkar hingga kesiapan personel," ungkap Hermansya. 

Pasca kesepakatan kolaborasi ini, Bidang Damkar  akan turun memberikan pelatihan kepada personel yang disiagakan Batalyon mengoperasikan mobil Damkar dan cara menanggulangi bencana kebakaran nantinya. 

"Dengan begitu, Yonif TP-870 Sangia Wambulu akan selalu siap dan siaga membackup Damkar Kabupaten Buteng saat dibutuhkan ketika terjadi bencana kebakaran," jelas Hermansya. 

Mantan Camat Mawasangka Timur ini berharap, adanya kolaborasi Damkar dan Yonif TP-870 Sangia Wambulu ini warga Kabupaten Buteng merasa lebih aman, karena adanya tim gabungan yang sigap dan tanggap terhadap resiko bencana kebakaran. 

Tawaran kolaborasi tanggap darurat bencana kebakaran dari pihak Damkar Kabupaten Buteng ini disambut baik Danyonif TP-870 Sangia Wambulu, Letkol Infanteri Andi Gumilang. 

Menurutnya, kerja sama antara Damkar dan TNI sangat penting, sehingga harus diperkuat melalui berbagai program pelatihan gabungan, deteksi dini, dan bantuan operasional di lapangan dalam mempercepat respons penaggulangan bencana kebakaran. 

"Yonif TP-870 Sangia Wambulu siap memperkuat sinergi dengan Damkar Kabupaten Buton Tengah. Mulai dari latihan gabungan, penggunaan armada khusus TNI, hingga operasi pemadaman saat terjadi kebakaran di lapangan," tandasnya. 

Perwira Menengah (Pamen) TNI yang pernah ditugaskan di jalur Gaza Palestina ini berharap kolaborasi ini diperkuat dengan latihan kesiapsiagaan antara Damkar dan Yonif TP 870/SW.

"Sehingga di lapangan dapat terjalin kerjasama yang solid, sistematis, dan terstruktur, demi mewujudkan keamanan dan keselamatan warga Buton Tengah," pungkasnya.(uzi)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama