SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memastikan perencanaan pembangunan Ruang Inap RSUD Batang Sangir dilakukan secara matang dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat. Hal itu ditunjukkan dengan keterlibatan langsung Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, dalam mengawal penyusunan Dokumen Rencana Teknis atau Detail Engineering Design (DED) pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Dr. H. Syamsurizaldi, S.IP., S.E., M.M., mengatakan keterlibatan pimpinan daerah dalam setiap tahapan perencanaan menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai tujuan dan kebutuhan pelayanan publik.
"Ada saatnya seorang pimpinan tertinggi harus turun langsung mengawal secara rinci setiap tahapan perencanaan pembangunan, termasuk penyusunan DED. Tujuannya agar apa yang akan dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan harapan pemerintah daerah," ujar Syamsurizaldi, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, keahlian teknis dari konsultan perencana perlu dipadukan dengan data lapangan, masukan dari berbagai pihak, serta informasi yang lengkap mengenai kebutuhan pengguna layanan.
"Perencanaan yang baik tidak hanya menghasilkan bangunan yang bagus secara desain, tetapi juga harus fungsional, efektif, dan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat mendampingi Bupati Solok Selatan mendengarkan pemaparan tim konsultan perencana terkait DED pembangunan Ruang Inap RSUD Batang Sangir di Kecamatan Sangir Jujuan.
Rapat strategis itu turut dihadiri Asisten I, Asisten II, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Batang Sangir, serta jajaran teknis terkait lainnya.
Syamsurizaldi menjelaskan, ke depan RSUD Batang Sangir yang berlokasi di Nagari Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan, akan dikembangkan menjadi salah satu pusat layanan kesehatan kuratif unggulan di wilayah timur Solok Selatan.
Keberadaan rumah sakit tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Solok Selatan, tetapi juga diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat dari daerah sekitar.
Menurutnya, fasilitas tersebut akan melengkapi layanan unggulan yang telah berjalan di RSUD Solok Selatan Muara Labuh. Dengan hadirnya dua pusat layanan kesehatan unggulan, Solok Selatan semakin memperkuat posisinya sebagai daerah tujuan pelayanan kesehatan di kawasan Sumatera Barat bagian tenggara.
Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan sektor pendidikan dan pariwisata sebagai bagian dari visi pembangunan daerah.
"Dengan posisi geografis yang strategis dan akses yang relatif dekat ke Provinsi Riau dan Jambi, Solok Selatan memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat pelayanan lintas daerah yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat," paparnya. (jup)