PDI-P Target Menang pada Pilkada Serentak Sumatera Barat

Para kader PDIP mengikuti rakerda pertama di Padang, sebelum pilkada serentak dimulai, di salah satu hotel di Padang.

Padang, MJ News - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menargetkan kemenangan pada pilkada serentak yang bakal digelar di Sumbar, saat rakerda di salah satu hotel di Padang, Sabtu (22/2/2020).

Untuk meraup kemenangan tersebut, partai berlambang banteng moncong putih ini, juga akan membentuk satgas anti hoaks di seluruh kabupaten dan kota selama gelaran pilkada serentak.

“Sumbar juga ada perubahan perubahan kondisi daerah. Saya yakin kawan-kawan sudah cukup bisa membaca situasi. Target ke depan, semaksimal mungkin kita akan rebut 13 posisi kepala daerah yang akan bertarung di pilkada Sumbar,” kata Kepala Bidang Industri, Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial DPP PDIP, Nusirwan Sujono.

Nusirwan mengatakan, pihaknya ingin kembali membuktikan bersama dengan memperlihatkan hasil yang lebih nyata.? Dari hasil pemilu legislatif dan pemilu kemarin, itu semua sudah menjadi pertimbangan utama, untuk seluruh kader agar bisa bekerja lebih jelas dan lebih fokus, serta mampu dirasakan oleh rakyat.

“Persiapan tersebut, tidak hanya untuk Sumbar, tetapi juga berlaku untuk 270 kabupaten dan kota yang akan melaksanakan pilkada serentak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Sumbar, Alex Indra Lukman, mengatakan, untuk pemilihan gubernur, pihaknya telah menentukan koalisi dengan dua partai lainnya.

“Untuk pilkada gubernur, kami sudah menentukan koalisi dengan Golkar dan PKB. Meski begitu, kami belum menentukan siapa calon yang akan diusung nanti,” kata Alex.

Alex mengatakan, siapa calon yang akan diusung, pihaknya akan menjanjikan akan mengumumkan siapa calon yang akan diusung dari dua partai yang telah berkoalisi.
Namun, untuk kepala daerah, di kabupaten dan kota, yang sudah pasti diusung siapa calonnya, ada dua, yakni di Dharmasraya dan 50 Kota.

“Untuk Dharmasraya kita bisa mengusung calon sendiri dan calon yang akan diusung juga sudah ada,” katanya.

Sementara untuk 11 kabupaten dan kota lainnya, pihaknya masih belum bisa menentukan siapa calon yang akan diusung pada pilkada serentak nanti.

“Calon banyak yang mendaftar. Tentunya DPP akan melakukan seleksi. Nanti beberapa nama yang akan mendaftar akan kami kirimkan, lalu DPP yang akan memutuskan,” ujarnya.

Selain itu, khusus pilkada serentak di Sumbar, Alex Indra Lukman, akan mempersiapkan satuan tugas (Satgas) anti hoaks untuk menghadapi pilkada tahun ini.

Satgas ini dibentuk, mengingat akan banyaknya kampanye negatif dan kampanye hitam yang akan terjadi sebelum dilakukan pemilihan.

Alex juga mengatakan, satgas ini nantinya bertugas untuk memantau kampanye yang dilakukan oleh lawan politik. Jika ada kampanye yang buruk, maka akan langsung dilaporkan kepada Bawaslu.

Alex mengatakan, pihaknya akan membentuk satgas ini setelah pendaftaran seluruh pasangan calon selesai hingga akhir pilkada.

Dia berharap dengan terbentuknya satgas ini, bisa menciptakan pilkada damai dan badunsanak di Sumbar. (eds)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama