Sumbar Surplus Energi Listrik, Namun Rendah dalam Konsumsi

loading...

General Manager PT PLN UIW Sumbar, Bambang Dwiyanto.

Padang, MJ News - PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat surplus energi listrik mencapai 200 Mega Watt (MW). Sebaliknya, daerah ini masih rendah dalam konsumsi listrik.

Tak tanggung-tanggung, surplus energi listrik wilayah Sumbar itu, bahkan bisa untuk menerangi 100 hotel bintang lima.

“Jika satu hotel berbintang lima mengkonsumsi listrik sebanyak 1 Mega Watt, maka seratus hotel baru seratus Mega Watt.  Sementara kita surplusnya mencapai 200 MW,” kata General Manager PT PLN UIW Sumbar, Bambang Dwiyanto di hadapan para pimpinan media Kota Padang, Rabu (11/3/2020).

Adanya surplus energi listrik sekaligus sebagai tantangan bagi pemerintah daerah ini, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota untuk mendatangkan investor.

“Ketersediaan energi listrik di Sumbar siap dipakai guna melaya-ni investor,” kata Bambang.

Lebih jauh Bambang mengatakan, konsumsi listrik di Sumatera Barat masih di  bawah rata-rata konsumsi nasional. Salah satu penyebab rendahnya konsumsi energi listrik tersebut lantaran di daerah ini tidak banyak industri.

“Seperti dikatakan tadi, jika ada pembangunan seratus hotel bintang lima di Sumbar, energi listrik kita masih cukup,” ujar Bambang yang didampingi sejumlah pejabat di lingkungan UIW Sumbar.

Karena itu, ia minta apabila ada investor yang ingin menanamkan investasi di Sumbar, tak perlu ragu soal ketersediaan energi listrik.

“Berapa pun yang dibutuhkan, kita siap,” lanjut Bambang lagi.

Sementara itu, terkait masih adanya daerah yang belum terjangkau listrik di Kepulauan Mentawai  lantaran terkendala akses jalan. Akses jalan penting bagi PLN agar bisa menarik jaringan dan membawa peralatan. Sedangkan di luar Mentawai, jika masih ada rumah yang tidak berlistrik rata-rata karena letaknya di balik bukit yang  jauh dari jaringan. (*/eds)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama