Warga Pesisir Selatan Kesulitan Peroleh Masker

loading...


Painan, MJ News - Warga kini kesulitan memperoleh masker dan hand sanitizer dalam upaya pencegahan Covid-19. Padahal, keduanya sangat dibutuhkan masyarakat saat ini.

Sebagaimana diakui, Dodi, seorang warga Pesisir Selatan kemarin. Ia telah mendatangi beberapa Apotek dan pusat perbelanjaan lainnya untuk membeli masker dan hand sanitizer, tetapi stok kosong sejak beberapa bulan terakhir.

“Ya, saya telah berupaya membeli masker dan hand sanitizer ke beberapa Apotek dan pusat perbelanjaan, tetapi stoknya kosong sejak beberapa bulan terakhir,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan, Evilindo, seorang tokoh masyarakat. Menurutnya, masyarakat telah berusaha mencari masker dan hand sanitizer ke Apotek, tetapi tidak berhasil mendapatkannnya, karena beberapa bulan terakhir stok keduanya kosong.

Padahal, masker dan hand sanitizer sangat dibutuhkan masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19. Ia berharap agar pemerintah daerah segera mangatasi ketiadaan masker dan hand sanitizer tersebut.

“Saya juga berharap supaya pemerintah daerah menyediakan masker gratis kepada masyarakat seperti yang dilakukan saat terjadinya  bencana kabut asap beberapa waktu lalu,” pintanya.

Pantauan di lapangan pada Senin (16/3/2020) sejumlah Apotek di Painan tidak tersedia masker dan hand sanitizer, karena pasokan tidak datang sejak beberapa bulan terakhir.

“Betul, beberapa bulan terakhir tidak ada stok masker dan hand sanitizer di Apotek kami. Stok masker habis sejak Desember 2019 dan hand sanitizer habis satu bulan terakhir. Akan tetapi, hingga kini tidak ada pengiriman barang tersebut dari perusahaan. Sementara permintaan masyarakat terhadap masker dan hand sanitizer sangat tinggi,” sebut seorang pelayan salah satu Apotek di Painan kemarin. 

Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, dr.Satria Wibawa juga mengakui, masker dan hand sanitizer sulit ditemui di pasaran belakangan ini.

Pihaknya meminta agar masyarakat tidak resah. Bagi masyarakat yang tidak sakit tidak perlu memakai masker. Masker digunakan oleh masyarakat yang sakit. Sedangkan untuk hand sanitizer jika tidak ada, boleh diganti dengan sabun biasa.

Ia mengatakan, menyikapi wabah Covid-19 yang terjadi akhir-akhir  ini,  Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melakukan beberapa langkah konkrit.

Antara lain, membentuk Tim Penanggulangan  Bencana, Wabah dan KLB. Menyampaikan edaran  kepada seluruh Pustu, Puskesri, Puskesmas, RSUD Tapan, RSUD Dr Muhammad Zein Painan dan  Rumah Sakit BKM tentang kewaspadaan dini tentang virus Corona.

Dinas Kesehatan Pesisir Selatan telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Nomor 800.146/DINKES-PS/I/2020 tentang Kesiapsiagaan Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit Pneumonia Berat Novel Corona Virus (nCov) di Kabupaten Pesisir Selatan menginstruksikan kepada Puskesmas untuk aktif memberi penyuluhan tentang pencegahan penyakit ini, dan mengingatkan kepada masyarakat agar berperilaku hidup bersih dan sehat.

Selanjutnya, tidak cepat panik, dan bila merasa sakit cepat pergi ke sarana kesehatan terdekat untuk memeriksakan kesehatannya, menggunakan masker terutama untuk yang sakit, bila batuk tutup mulut bisa pakai sapu tangan atau tangan.

Kemudian untuk penyemprotan dengan desinfektan sampai saat ini, pemkab masih menunggu instruksi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. (*/eds)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama