Air PDAM tak Mengalir, Warga Saningbaka Resah

Ismael Koto ketika bersama mantan angota DPRD Kota Solok, Marwansyah di rumahnya di Nagari Saning Baka. (ist)

mjnews.id - Pelanggan air bersih PDAM di Nagari Saningbaka mengharapkan perhatian pemerintah Kabupaten Solok. Sebab, hingga Sabtu (4/4/2020) atau telah sebulan air bersih PDAM tidak dinikmati pelanggan, sehingga pelanggan air bersih PDAM kasak-kusuk mencari air bersih dari sumur ke sumur galian.

Padahal, dengan mewabahnya Covid-19 (Virus Corona), masyarakat diimbau pemerintah untuk tidak ke luar rumah, apalagi kumpul ramai-ramai.

Namun apa mau dikata, lantaran air bersih merupakan kebutuhan pokok, sudah tentu dalam mendapatkan air bersih antrean di lokasi sumur-sumur galian.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Ismael Koto menanggapi keluhan warga itu dengan menyarankan agar sementara waktu warga memakai air isi ulang untuk berwuduk.

Setelah itu ia mengharapkan Bupati Solok, H. Gusmal dan Ketua DPRD Kabupaten Solok, Jon Pandu di Arosuka mempertanyakan masalah ini kepada PDAM Kabupaten Solok.

PDAM merupakan perusahaan daerah milik pemerintah kabupaten. Karena itu ia mengharapkan adanya perhatian pemerintah terhadap air bersih ini.

“Di tengah gundah gulana dan kekhawatiran masyarakat Saningbaka dengan wabah Covid-19, lengkap sudah penderitaan ini dengan tidak mengalirnya air bersih PDAM,” ujar Ismael Koto yang juga menjadi salah satu bakal calon Walikota Solok tahun 2020 tersebut seraya mengatakan bahwa sudah satu bulan air tidak mengalir ke rumah warga.

Dikatakannya, yang dipertanyakan pelanggan, pihak PDAM terkesan cuek dan tidak peduli terhadap kondisi tersebut. Selama ini kualitas air bersih tanpa proses penyulingan atau langsung dialirkan dari sungai di bukit sumber masuk ke pipa dan didistribusikan ke rumah-rumah.

Direktur PDAM Kabupaten Solok hendaknya segera melakukan pengkajian dalam menjalankan fungsi sosial, sehingga tidak menimbulkan fitnah terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Solok serta fungsi kontrol dari wakil rakyat yang ada di DPRD terutama yang berasal Saningbaka.

Sementara Direktur PDAM Kabupaten Solok, Ardinal yang dikonfirmasikan mengakui memang air bersih tidak mengalir ke rumah-rumah pelanggan lantaran pipa trasmisi sumber air putus akibat bencana alam di sekitar sumber.

Putusnya pipa transmisi tersebut sudah tentu dicari teknisi untuk mengetahui di mana air hilang. “Insya Allah, saat ini air mulai mengalir,” katanya. (*/eds)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama