BI Sumbar Resmikan QRIS DMI Kota Padang

loading...


mjnews.id - Sikap gotong-royong dan saling bahu membahu menentukan seberapa cepat penanganan COVID-19 di Sumatera Barat (Sumbar). Dalam upaya tersebut, BI ingin berperan serta bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang dalam kegiatan Peduli Penanganan COVID-19 1000 Paket Sembako untuk masyarakat yang kurang mampu. Masyarakat yang membutuhkan, karena selama berdiam diri di rumah, mereka tidak mendapatkan penghasilan.

Ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Wahyu Purnama, saat meresmikan QRIS DMI Kota Padang, yang dilanjutkan dengan donasi BI Sumbar melalui transaksi digital/QRIS, bertempat di Kantor KPw BI Sumbar, Kamis (16/4/2020)

Wahyu memaparkan, QRIS DMI Kota Padang merupakan hasil fasilitasi BI Sumbar, bekerjasama dengan Bank Nagari Sumbar, yang saat ini juga tengah menuju realisasi pelaksanaan perbankan syariah. BI berinisiatif menjadikan QRIS sebagai alat transaksi untuk berbagi antar sesama umat, lebih-lebih di masa wabah COVID-19, dan menghitung hari menjelang Ramadan 1441 Hijriah.

Dalam kesempatan itu, Wahyu juga menyampaikan kebijakan penting, yaitu gratis biaya transaksi nontunai yang dibebankan ke toko/pedagang (Merchant Discount Rate/MDR) melalui QRIS dari semula sampai Mei 2020 menjadi September 2020.

“Kebijakan ini diterbitkan di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi virus corona atau COVID-19. Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan bersama antar pelaku di sektor pembayaran dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Harapannya, kebijakan ini dikeluarkan untuk memberi angin segar bagi masyarakat,” tutur Wahyu.

Dengan kebijakan ini, Kepala Perwakilan BI Sumbar turut mengimbau agar masyarakat untuk lebih mengutamakan transaksi pembayaran nontunai. Apalagi, BI dan para pelaku industri sistem pembayaran terus meningkatkan kualitas layanan pada transaksi ini.

Dikatakan, Tren penggunaan QRIS di Sumbar menunjukkan peningkatan, posisi Januari 2020 sebanyak 15.559 merchants, hingga posisi April 2020 telah mencapai sebanyak 28.438 merchants, atau meningkat hamper dua kali lipat dalam kurun waktu tiga bulan.

Sementara, Ketua DMI Kota Padang, yang juga anggota DPRD Sumbar, Maigus Nasir, menyampaikan bahwa terdapat lebih dari 1.000 masjid dan 600 musala di Kota Padang, yang setiap kegiatannya tergantung pada infak dan sedekah umat.

“Wabah COVID-19 ini tentu membuat kegiatan masjid dan musala jadi sepi, sehingga hajat hidup para pengurus masjid yang tergantung pada dana umat ini juga turut terdampak. Namun di sisi lain, ada semangat dari umat untuk tetap berbagi rezeki, walau terkadang mereka tidak ada waktu,” ujar Maigus.

Peresmian QRIS DMI Kota Padang, kata Maigus, diharapakan akan mempermudah masyarakat berdonasi dan berbagi tanpa harus ke ATM, tanpa bertatap muka,lebih aman,serta dapat menghindari risiko penyebaran virus karena dilakukan melalui piranti digital dan seluler pribadi.

“Berdonasi dan membantu sesame tetap bias dilakukan sambil di rumah aja, dan QRIS, insyaallah, akan menjembatani amal-amal Bapak-Ibu semua,” ajak Maigus. (*/eds)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama