Cegah Covid-19, Pemerintahan Nagari Indudur Periksa Suhu Tubuh Warga

loading...

Walinagari Indudur, Kabupaten Solok ikut periksa suhu tubuh warganya dalam mengantisipasi penyebaran covid-19.  (ist)

mjnews.id - Nagari Indudur, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat bukan saja melakukan penyemprotan disinfektan, tetapi juga melakukan pengukuruan suhu tubuh semua warganya. Hal ini dilakukan dalam rangka pencegahan penularan covid-19.

“Semua warga Indudur diperiksa suhu tubuhnya,” jelas Walinagari Indudur, Zofra Wandi, Senin (6/4/2020).

Sementara penyemprotan disinfektan, jelas Zofra Wandi, dilakukan pada seluruh rumah warga, tempat ibadah, sekolah, warung dan kantor. Disinfektan ini dilakukan oleh tim dari kecamatan, dengan memanfaatkan Water Canon Polres Solok Kota dan mobil Damkar.

Dari 700 warga Indudur, jelasnya, sebanyak 600 warga sudah dilakukan pengukuran suhu tubuh. Sejauh ini tidak ada yang memiliki suhu tubuh tinggi, di atas 37, semuanya normal. Juga tidak ada yang gejala yang menunjukkan gejala Covid-19.

“Pengukuran suhu tubuh dilakukan di kantor wali nagari dan dengan mengunjungi rumah warga,” jelas Zofra Wandi.

Ada enam petugas yang diturunkan untuk melakukan pengukuran suhu tubuh ini. Mereka yang tidak datang ke kantor wali nagari, dikunjungi ke rumah masing-masing. Hanya saja ada yang tidak ada di rumah, ke ladang atau sedang bekerja di tempat lain.

“Tidak ada warga yang memiliki suhu tubuh di atas 37,” jelas Zofra Wandi.

Mereka, jelas Zofra Wandi, memiliki suhu tubuh normal, 35 dan 36. Artinya tidak ada yang memiliki gejala terinfeksi covid-19. Namun masyarakat tetap diminta untuk menjaga kebersihan dan menjaga jarak, sebagaimana anjuran dalam mencegah penularan Covid-19 ini.

Tidak ada ODP

Lebih jauh Zofra Wandi menjelaskan bahwa Nagari Indudur tidak lagi memiliki ODP dan PDP. Sebelumnya memang ada ODP, mereka sudah menjalani masa karantina selama 14 hari. Setelah dilakukan pengawasan dan pemantauan, tidak ada gejala terinfeksi covid-19, semuanya sehat dan bugar.

“Kita juga menyampaikan imbauan melalui poster dan video,” jelas Zofra Wandi.

Ia berharap para perantau untuk tidak pulang kampung sementara waktu, sesuai anjuran pemerintah. Untuk itu pihaknya juga sudah mengeluarkan imbauan melalui video, yang dibagikan kepada warga Indudur yang ada di rantau.

“Kita bisa lebih mengetahui kondisi kesehatan warga,” jelas Zofra Wandi.

Ia berharap tidak ada warganya terinfeksi covid-19 ini. Karena selain sudah melakukan sosialisasi dan imbauan, melakukan disinfektan, melakukan karantina terhadap ODP, serta melakukan pengukuran suhu tubuh. (*/eds)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama