Praja dan ASN IPDN Kampus Sumbar Ikuti Rapid Test

loading...

Direktur IPDN Kampus Sumbar, Tun Huseno ikut menjalani rapid test
Direktur IPDN Kampus Sumbar, Tun Huseno ikut menjalani rapid test. (ist)

mjnews.id - Guna mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19, para praja dan pegawai di lingkungan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumbar menjalani pemeriksaan Rapid Test, Kamis (9/4/2020).

Pemeriksaan tes kesehatan itu diawali Direktur IPDN Kampus Sumbar, Tun Huseno bersama jajarannya, kemudian diikuti para praja, disaksikan Sekdaprov Sumbar, Alwis, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr. Merry Yuliesday, bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Sumatera Barat.

Tun Huseno mengatakan, pemeriksaan melalui rapid test itu merupakan kebijakan dari rektor guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkumgan kampus IPDN, dan sudah dimulai dari kampus di Jati Nangor, kemudian disusul IPDN Kampus Cilandak.

Sedangkan kampus di daerah yang pertama menggelar pemeriksaan tes kesehatan melalui rapid test itu adalah IPDN Kampus Sumbar.

“Ada 450 para praja dan civitas akademik yang akan dites kesehatannya melalui rapid test itu selama dua hari ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, dalam pemeriksaan tes kesehatan itu pihaknya difasilitasi sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Kita dibantu dengan 600 rapid test untuk melakukan tes kesehatan para praja dan civitas akademik di IPDN Kampus Sumbar ini, karena itu kita mengucapkan terimakasih atas dukungan dan bantuan itu sehingga kegiatan teks kesehatan tersebut dapat dilaksanakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Alwis yang menyaksilan langsung kegiatan itu mengatakan pemeriksaan itu tidak saja ditujukan kepada praja di IPDN, tapi juga kepada semua masyarakat yang dicurigai terpapar Covid-19 itu termasuk warga yang baru pulang dari rantau.

Tujuannya agar dapat mendekteksi warga yang terpapar Covid-19 dan jika ada indikasi itu dapat segera diambil tindakan untuk memutus mata rantai penyebarannya.

“IPDN termasuk salah satu objek yang perlu dilalukan tes kesehatan itu, karena jika ada yang terpapar Covid-19 itu tentu akan membawa pengaruh bagi masyarakat khususnya dilingkungan kampus IPDN, karena itulah kita dari provinsi bersama dinas kesehatan memasilitasi kegiatan itu,” tuturnya.

Tes kesehatan itu diikuti 446 orang, 404 diantaranya praja dan 42 ASN. Sedangkan hasilnya semua praja dan ASN yang telah mengikuti tes kesehatan itu dinyatakan negatif terpapar Covid-19. Kemudian untuk pemeriksaan hari kedua akan dilaksanakan pada Senin (13/4/2020) dengan target 154 ASN IPDN. (*/eds)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama