Mesjid Kantor Bupati Diberi Nama Al Mughni


Bupati Padang Pariaman menandatangani prasasti menandai peresmian nama mesjid. (amiruddin)





Liputankini.com-Di akhir masa jabatan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni meresmikan Mesjid Al Mughni yang terletak di depan kantor, Selasa(16/2).


Al Mughni artinya Allah maha memberi kekayaan. Dia memberi kekayaan kepada siapapun yang dikehendaki-Nya dengan besaran tertentu sebagaimana dikehendaki-Nya bagi orang-orang yang dikehendaki-Nya.


Ali Mukhni mengucapkan syukur yang sebesar-besarnya karena diberikan kelancaran dalam pembangunan mesjid ini semoga Mesjid Al Mughni membawa banyak manfaat bagi pegawai dan masyarakat sekitar.


"Banyak kisah di balik pembangunan mesjid ini. Nama Al Mughni ini disepakati berdasarkan rapat dengan Ketua MUI, Ketua Forum Umat Beragama dan beberapa  pemuka agama lainnya,"ucap Ali Mukhni


Ia menambahkan, Mesjid Al Mughni ini juga merupakan salah satu cita-cita besar yang ingin dicapai pada masa kepemerintahannya sebagai bupati, termasuk arsitektur dan infrastruktur di mesjid. Ia berkeinginan agar mempermudah para jamaah lansia untuk masuk ke mesjid, maka mesjid tersebut dilengkapi dengan eskalator yang terletak di dua pintu mesjid dan itu semua sudah tercapai.


"Selain memiliki arsitektur yang indah, mesjid ini juga dilengkapi dengan eskalator yang berguna untuk mempermudahkan jamaah lansia untuk masuk ke mesjid tanpa menaiki tangga, saya juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan mesjid ini semoga semua yang kita lakukan dinilai ibadah oleh Allah SWT," ungkapnya haru


Ketua MUI Padang Pariaman mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada bupati atas pembangunan mesjid ini pada masa pemerintahannya.


"Kami mengapresiasi serta mengucapkan terimakasih kepada bupati berkat kerja keras dan rasa tanggung jawab yang besar alhamdulillah, Mesjid ini dapat diselesaikan dan diberi nama Al Mughni, semoga ini dinilai ibadah oleh Allah SWT dan menjadi sadakah jariyah bagi bupati," katanya. 


Peresmian nama mesjid ini ditandai  pembukaan tirai serta penandatanganan prasasti oleh Bupati Padang Pariaman yang juga didampingi oleh Ketua MUI,Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Drs.H. Ali Idris, Sekretatis Daerah Jonpriadi, mantan Kepala Kantor Kementrian Agama Padang Pariaman Taslim Mukhtar, Perwakilan ISI Padang Panjang Zaandra dan beberapa Kepala OPD di lingkungan pemerintah kabupaten. (amiruddin) 





Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama