Warga Binaan Rutan Padang Panjang Tingkatkan Kualitas Hafalan Alquran

 

Staf Dinas Kearsipan dan Perpustakaan serahkan Alquran dan buku kepada Rumah Tahanan Padang Panjang. 



LIPUTANKINI.COM-Tak selamanya rumah tahanan itu menakutkan. Rumah tahanan Padang Panjang kini dihiasi dengan syiar agama. Warga binaan antusias untuk meningkatkan kualitas hafalan Alquran. 


Dalam rangka meningkatkan kualitas hafalan warga binaan pemasyarakatan (WBP), Rutan Kelas IIB  Padang Panjang menjalin nota kesepahaman dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan setempat. 


Rutan yang memiliki pesantren cabang Muhammadiyah Kauman Padang Panjang ini, butuh Alquran tahfidz untuk para warga binaan. Tujuannya, agar warga binaan meningkatkan jumlah hafalan.


"WBP punya permintaan khusus kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan agar dapat meminjamkan Alquran tahfidz demi meningkatkan jumlah hafalan mereka," sebut Ahmad, staf pembinaan WBP Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Minggu (14/3/2021).


Pada Rabu (10/3/2021), kerja sama lanjutan antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dan Rutan Kelas IIB telah dilakukan. Nota kesepakatan ditandatangani Kepala Rutan Rudi Kristiawan di pojok rupajang yang disaksikan Kasi Yantah, Yaprindo, serta beberapa staf Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.


Selain melakukan nota kesepahaman, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan juga memberikan kembali beberapa buah buku hibah sekitar 50 judul buku. Penyerahan ini diwakili staf Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Fitria Diane Pratiwi Syukri. "Minat baca WBP sangat tinggi. Bacaan favorit mereka adalah novel dan buku agama," kata Ahmad.


Ahmad melanjutkan, selain pengetahuan agama, WBP juga dibekali keterampilan khusus seperti kaligrafi, berkebun, kerajinan tangan dan aneka keterampilan lainnya. "Literasi bukan saja hanya membaca saja, melainkan literasi adalah kemampuan membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah," terangnya.


Dengan demikian, ketika WBP mereka punya bekal yang dibawa ketika telah keluar nantinya.  Rudi Kristiawan menjelaskan, dengan adanya nota kesepahamanbisa menambah wawasan para WBP.


"Alhamdulillah, kita mendapatkan sumbangan Alquran untuk program tahfidz. Selain itu, kita juga butuh aneka bacaan agar wawasan WBP juga bertambah," jelasnya. (zainal)






 


Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama