Kubu Gadang Miliki Potensi Wisata Berbasis Masyarakat


 Atraksi silat di Padang Panjang

LIPUTANKINI.COM-Peneliti dari Universitas Dhayana Pura,  Bali, I Wayan Ruspendi Junaedi menilai Padang Panjang khususnya Desa Kubu Gadang, memiliki potensi wisata berbasis masyarakat. Menurutnya, hal itu perlu ditingkatkan.


“Kami melihat Padang Panjang cukup bagus, desa wisata Kubu Gadang cukup bagus dalam pelestarian budaya. Ini perlu ditingkatkan lagi agar wisatawan berbondong-bondong datang ke sini," katanya, Senin (5/4/2021) yang dikutip dari laman Kominfo.


Tradisi  yang mungkin sudah punah, katanya lagi, perlu dibangkitkan kembali. Salah satunya  Silek Lanyah. "Ini luar biasa. Ini budaya yang perlu dikembangkan  di Padang Panjang,” ungkapnya. 


Kepala Program Studi D3 Manajemen Pemasaran Digital, Fakultas Ekonomika Bisnis dan Humaniora ini menyampaikan, saat penelitiannya beberapa waktu lalu di Padang Panjang, pihaknya ingin mengolaborasikan apa yang ada di Bali dengan yang ada di Padang Panjang.

 

“Apa yang ada di Bali bisa dikolaborasi dengan apa yang ada di Padang Panjang, sehingga pontesi itu berjalan maksimal.  Wisatawan dapat menikmatinya dengan baik karena community base tourism atau pariwisata berbasis  masyarakat ini penting sekali," jelasnya. 

Menurutnya, masyarakat bisa berperan melayani dari menerima tamu, sampai keluar dari Kubu Gadang. "Seperti di Bali yang membuat tracking. Tamu tidak tinggal di hotel, tapi mereka bisa tinggal dan bercengkerama dengan masyarakat. Saya kira ini nilai yang luar biasa, bahkan dengan mengajak makan makanan tradisional, itu yang harus ditingkatkan. Kita kembali kepada kearifan lokal,” ujarnya. 


Selain itu, I Wayan mengungkapkan, pihaknya juga melakukan penelitan terhadap pelestarian rumah adat di PDIKM yang menurutnya cukup lengkap. 


“Historis Minangkabau bisa dilihat oleh generasi sekarang maupun orang lain. Tentu ini akan menjadi  suatu contoh dari daerah lain di Indonesia dalam melestarikan budaya. Dengan demikian potensi yang sudah mungkin terpendam lama akan makin meningkat. Kita juga melakukan penelitian lumbuang pitih nagari. Lembaga keuangan tradisional ini perlu ditingkatkan lagi. Bisa kembali seperti sejarah awalnya,” ujarnya. (*)






 


Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama