Pemuda Harus Memupuk Makna Pengabdian dan Pengorbanan


 Walikota Fadly Amran menjadi pemateri kegiatan Young Summit and Leadership Training (YSLT), Senin (5/4/2021). (kominfo)



LIPUTANKINI.COM-Pemuda diimbau untuk bisa memupuk makna pengabdian dan pengorbanan dari usia muda. 


“Tanamkan dari sekarang bahwa ada tanggung jawab di diri kita. Sisihkan waktu sedikit untuk menanamkan itu dari usia muda, agar kita bisa naik selangkah,” pesan Walikota Fadly Amran saat menjadi pemateri pada Young Summit and Leadership Training (YSLT), Senin (5/4/2021) di Diniyyah Outbound Adventure.


 Fadly menyampaikan materi peran pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat.  “Pemerintah hadir tentu memerlukan  pemimpin- pemimpin yang sudah memupuk makna pengabdian dan pengorbanan,” tuturnya.


Kegiatan yang diikuti oleh pemuda-pemudi perwakilan OSIS, BEM dan organisasi kepemudaan, Fadly meminta agar pemuda bisa mengubah gaya hidup, bisa keluar dari zona nyaman, menanamkan pemikiran yang akan bisa mengubah masyarakat ataupun kelompok.


Pergaualan atau bergabung dalam suatu komunitas dan organisasi kepemudaan, katanya,  bisa membentuk karakter dan kepercayaan diri. Mulai dari wibawa, attitude, dan juga cara berbicara.


“Pastikan tidak ada kata puas dalam proses tersebut. Inilah contoh pemimpin masa depan. Pemimpin yang berkapasitas luas dengan umur yang muda, tetapi kematangan tingkat tinggi. Itulah peran peran pemerintah, menciptakan kader-kader seperti itu dan mengubah presepsi  anak- anak muda Indonesia menjadi lebih baik,” jelasnya yang dikutip dari laman Facebook Kominfo.


Fadly juga berharap, bagi peserta kegitan YSLT bisa menampakan jiwa leadership dengan menguatkan iman dan kejujuran. (*)







 


Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama