Warga Ingin Jalan Bisa Dilalui Mobil


 Foto bersama


PARIAMAN-Masyarakat Nagari Lareh Nan Panjang Barat, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman mendambakan jalan di nagarinya dilalui mobil. Saat ini ke kantor walinagari saja masih jalan berbatu dan berlubang serta becek ketika musim hujan. Jalan yang sama dilalui pula pelajar SMA 2 Sungai Sariak. 


Hal itu diungkapkan Walinagari Lareh Nan Panjang Barat, Asrul Maiyulis. "Sudah lama warga mendambakan jalan di sini dilalui roda empat," ungkapnya kepada anggota DPD Leonardy Harmainy yang berkunjung ke nagari itu, Selasa (27/4/2021).


Menurut Asrul, kantor nagari menjadi dambaan mereka pula. Diharapkan pada 2022 sudah dapat dibangun.


Asrul mengatakan masyarakatnya ingin pembuatan jembatan di Kampung Pagang. Dengan jembatan itu, maka akan dekat jarak tempuh ke pusat pemerintahan kecamatan. Sebab selama ini, jika ingin berurusan ke kecamatan harus berputar dulu ke Kota Pariaman.


Diharapkan Asrul, ada upaya normalisasi Batang Pariaman dan Batang Mangoi. Dikatakannya, Batang Pariaman memang kecil, tapi jika sudah meluap tak terkira bencana yang diakibatkannya. 


Ada sekitar 42 hektare sawah yang tak tergarap. Bahkan setelah banjir bandang beberapa waktu lalu, 30 hektare sawah telah dibuat rata dengan tanah. Tidak bisa digarap lagi.


Walinagari yang akrab dipanggil Damai ini mengungkapkan potensi wisata di nagarinya. Yaitu makam Syekh Madina yang merupakan guru dari Syekh Burhanuddin di Korong Toboh Karambia, Surau Gadang Ampalu dan Puncak Ponggong dimana bermakam Nyiak Ponggong.


Potensi nagari akan terekspos jika jalan ke nagari ini sudah bisa dilalui roda empat. Akses jalan juga akan memudahkan bagi pengangkutan hasil kebun cabe yang marak dikembangkan oleh generasi muda di sana. Juga pemasaran hasil kerajinan warga. "Kami berharap aspirasi masyarakat kami mendapatkan angin segar untuk direalisasikan," ujarnya. 


Pemaparan walinagari itu didukung Camat VII Koto Sungai Sariak, Imra Usni. Ada beberapa permasalahan yang bersamaan dengan nagari lain di kecamatan tersebut. 


"Bang Leo ini telah memberikan jawabannya akan turut memfasilitasi persoalan yang dihadapi. Manfaatkan kehadiran tokoh kita ini sebaik mungkin untuk menyampaikan usulan, pertanyaan dan lainnya bagi kemajuan daerah kita ke depannya," sebutnya.


Leonardy Harmainy mengapresiasi cita-cita walinagari untuk menghubungkan jalan di nagarinya yang bisa dilalui kendaraan roda empat.


"Ini cita-cita yang mulia. Harus didukung dan semoga segera terwujud dan tinggal bagaimana memperjuangkannya di Musrenbang. Lalu mengawalnya agar bisa didanai APBD Kabupaten Padang Pariaman jika jalan itu kewenangan kabupaten," ungkapnya. (*)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama