Pemkab Tanah Datar Ingin Ciptakan 1.000 Wirausaha dan Lapangan Kerja Baru

 Bupati dan pejabat pemkab ikuti FGD secara virtual. (humas)


BATUSANGKAR-Guna keberhasilan program unggulan (progul) menciptakan 1.000 wirausaha dan lapangan kerja baru di Tanah Datar, Bupati Eka Putra dan Wabup Richi Aprian hadiri secara virtual focus group discussion (FGD) penyusunan poadmap, Senin (23/8/2021) di Indojolito Batusangkar.

Eka Putra mengungkapkan, program unggulan ini digagas karena saat mengunjungi berbagai daerah di Tanah Datar saat mencalonkan menjadi bupati, salah satu yang paling diinginkan masyarakat adalah lapangan pekerjaan baru. 

“Dari harapan masyarakat itu, saya bersama Pak Wabup sepakat menjadikan program unggulan ini menjadi program pertama yang hendak kami capai. Itu karena saat kunjungan dulu, banyak pengangguran di Tanah Datar termasuk kategori pengangguran intelektual,” terangnya. 

Bupati menekankan, untuk mencapai program ini telah dilakukan berbagai upaya di mana salah satu terpenting yakni masuk ke dalam RPJMD Tanah Datar 2021-2025. 

“Selepas dilantik, saya telah bertemu anak-anak muda kreatif, ternyata sudah banyak yang sudah mereka laksanakan. Ada yang bergerak di pengelolaan lahan tidur, pariwisata, e-commerce, pembuatan aplikasi, pertanian dan banyak lainnya. Ini tugas kita untuk merangkul mereka semua,” ujarnya. 

Disebutkan Eka lagi, langkah yang bisa dilakukan untuk merangkul anak muda itu, dengan memberikan kemudahan perizinan, kemudahan akses permodalan dan memberikan kesempatan untuk membuktikan diri dan merangkul orang di sekitarnya. 

“Di samping anak muda kreatif, BumNag harusnya juga mampu menjadi penopang bangkitnya ekonomi di nagari dan membuka lapangan pekerjaan. Kemudian juga di bidang pertanian mari kita lahirkan petani-petani muda yang modern di Tanah Datar,” ungkap Eka.

Eka Putra berharap FGD penyusunan roadmap program menciptakan 1.000 wirausaha dan lapangan kerja baru yang dilaksanakan mampu merangkum langkah-langkah operasional dan menjadi panduan bagi stakeholder terkait. 

“Ke depan hasil kajian ini menjadi dasar peraturan bupati tentang program ini. Karena itu FGD ini merupakan kesempatan strategis membuka wawasan dan membangun komitmen seluruh jajaran dalam pencapaian program ini,” tukas Eka yang dikutip dari siaran pers Bagia Humas. 

Kepala Baperlitbang Tanah Datar Alfian Jamrah mengungkapkan, setelah disusunnya Perda tentang RPJMD Tanah Datar 2021-2026, program unggulan menciptakan 1.000 wirausaha dan lapangan pekerjaan baru sudah bisa menjadi dasar untuk kegiatan yang mendukung pencapaian program ini. 

“Tentunya dibutuhkan langkah nyata, efektif dan kolaboratif agar program dan kegiatan dapat bersinergi untuk wujudkan program ini dan dapat berjalan sesuai harapan kita bersama,” kata Alfian. (*)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama