Forum Anak Kota Payakumbuh Terbaik


 Narasumber capacity building forum anak


PADANG-Forum Anak Kota Payakumbuh mengikuti capacity building yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sumatera Barat yang dilaksanakan di Padang, Rabu (27/10/2021). 


Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Sumbar, Editiawarman mengatakan untuk meningkatkan partisipasi aktif anak dalam perencanaan pembangunan dan sebagai agen pelapor dan pelopor, penguatan kapasitas forum anak dilakukan dengan menggelar pelatihan bagi anggota. Pelatihan ini diikuti 30 peserta yang merupakan perwakilan dari setiap forum anak di Sumatera Barat. 

Ia mengatakan, forum anak berperan sebagai pelopor dan pelapor berkenaan dengan pencegahan dan penanganan masalah anak, termasuk tindak kekerasan terhadap anak dan perundungan.

Fungsi forum anak sebagai pelopor dan pelapor, mencakup lima klaster konvensi hak anak termasuk klaster hak sipil dan kebebasan yang berhubungan dengan pemenuhan akta kelahiran, kartu identitas anak, dan pemanfaatan pustaka sebagai informasi layak anak.

Selanjutnya ada klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif yang meliputi pencegahan perkawinan usia anak dan pemanfaatan infrastruktur ramah anak serta klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan yang meliputi program pencegahan stunting, prevalensi gizi, sanitasi, dan implementasi kawasan tanpa rokok dan pelarangan iklan rokok.

Di samping itu ada klaster pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya yang berhubungan dengan program wajib belajar 12 tahun, program sekolah ramah anak, dan pemanfaatan pusat kreativitas anak serta klaster perlindungan khusus yang mencakup pencegahan dan penanganan anak korban kekerasan seksual, perundungan, stigmatisasi, pornografi, dan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus.

Ketua TP-PKK Payakumbuh Henny Riza Falepi mengatakan, anak merupakan generasi penerus bangsa. Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan berkat dan martabat kemanusiaan serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. 

Menurut Henny, menjamin hak partisipasi anak akan berdampak positif terhadap proses tumbuh kembang anak karena anak yang aktif proses tumbuh kembangnya lebih positif daripada anak yang pasif. Anak yang aktif lebih rentan terhadap kemungkinan menjadi korban kekerasan. Guna mencegah hal-hal tersebut itu pemerintah kota melalui Dinas P3AP2KB diharapkan mendorong agar anak-anak menjadi warga negara yang aktif dalam pembangunan khususnya dalam perencanaan pembangunan peduli anak.

Henny mengucapkan selamat atas dinobatkannya forum anak Payakumbuh sebagai forum anak terbaik dalam pelatihan pelopor dan pelapor yang dilaksanakan DP3AP2KB Sumatera Barat.

Kepala Dinas DP3AP2KB Agustion mengatakan, capacity building merupakan wadah dari pemerintah melalui forum anak yang dibentuk dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan. 

Capacity building bertujuan meningkatkan pemahaman hak-hak anak untuk hidup, tumbuh dan berkembang. Anak-anak juga sebagai pelopor dan pelapor bagi anak-anak lain, meningkatkan silaturrahmi, mengedukasi sikap sportifitas dan mewujudkan kota layak anak (KLA). 

Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AP2KB Atrimon yang juga selaku pembina forum anak mengatakan dukungan terhadap kegiatan capacity building. Dalam pelatihan tersebut, Forum Anak Payakumbuh diwakili oleh dua anak, Fikrianda Ardian dan Ruva Dwy Humairrah.  (CAN)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama