Seminggu Terendam Banjir Rob, Warga Karangsari Butuh Bantuan Sembako


 Perkampungan warga yang tergenang banjir rob


KENDAL-Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal sudah satu minggu tergenang air. Wilayah yang terendam dari RT 01 sampai RT 09/RW 05. Air setinggi lutut orang dewasa dan ada beberapa titik yang terendam sampai satu meter. 


Saat awak media melihat lokasi, Sabtu 13/11/2021 terlihat hamparan air memasuki rumah-rumah yang jumlahnya kurang lebih 450 kepala keluarga.

Lurah Karangsari, Gatot Tunggul Wulung menyampaikan, banjir air rob/pasang air laut yang melanda di wilayah Karangsari RW 5 (daerah pesisir)  merupakan siklus tahunan yang sudah sering terjadi sejak beberapa tahun terakhir ini.

"Karakter banjir air rob ini terjadi mulai pagi menjelang subuh dan akan surut dengan sendirinya pada siang menjelang sore dan dan akan terulang terjadi lagi seperti itu di keesokan harinya, " jelasnya.

Hal itu bisa terjadi sampai seminggu lebih tergantung musimnya dan sekarang kebetulan lagi datang musim banjir rob. "Warga sangat berharap ada tindakan dari OPD atau instansi yang menangani banjir rob tersebut. Minimal ada bantuan sembako buat warga dan bantuan pembangunan pembuatan spal/saluran/gorong gorong, " imbuhnya.

Lurah berharap program pemda pada anggaran 2021 melalui Dinas Perkim didampingi Kotaku untuk segera memulai pelaksanaan program pengentasan kawasan kumuh Bandengan Karangsari yang rencananya akan membuat tanggul guna menanggulangi banjir rob tersebut.

"Kami juga berharap agar masyarakat bersabar menanti datangnya program tersebut karena sedang dalam proses,  warga diminta bijak dalam mensikapi adanya banjir rob tersebut," ujarnya.

Salah seorang warga, Imam menyampaikan, warga di sini terendam air sudah satu minggu. "Otomatis dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sangat terganggu termasuk mencari nafkah. Harapan kami pemerintah daerah dapat memberikan kami bantuan sembako untuk menyambung hidup. Memang desa ini sudah masuk dalam program Kotaku, tapi saat ini kami butuh bantuan makan sebelum program Kotaku itu teralisasi," ucapnya.

Dia menambahkan, jangan biarkan warga mencari solusi sendiri untuk mengatasi masalah ini. "Program Kotaku kami sebut itu sebagai program jangka panjang, yang sangat kami butuhkan saat ini adalah bantuan sembako untuk hidup kami sekarang. Saya mohon untuk pemangku di Kabupaten Kendal untuk mendengarkan rintihan kami dan segera memberikan uluran tangan kepada warga yang terdampak banjir rob," pungkasnya. (SAS)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama