Capaian Vaksinasi Rendah, Bupati Tanah Datar Ingatkan Masyarakat

 Bupati tinjau pelaksanaan vaksinasi. (kominfo)


BATUSANGKAR-Tak bosan-bosannya Bupati Eka Putra mengingatkan masyarakat yang belum divaksin Covid-19 agar segera divaksin. Hal ini juga sekaitan dengan masih rendahnya capaian angka vaksin di Tanah Datar. 

Tanah Datar berada pada level III sehingga masih terganggunya aktivitas masyarakat, juga berimbas pada aktivitas wisata dan roda perekonomian masyarakat yang masih belum stabil, hal ini tentu tak luput dari masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk divaksin Covid-19. 

Hal itu dikatakan Bupati Eka Putra ketika meninjau gerai vaksinasi Covid-19 di lingkungan pemerintah kabupaten di aula Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Tanah Datar, Selasa (30/11/2021). 

"Tanah Datar masih level III, aktivitas masyarakat masih belum seutuhnya pulih, dari itu mari kita segera laksanakan vaksin covid-19, ini guna meningkatkan imun tubuh, antibodi dan meminimalisir risiko berat terpapar virus yang dapat menyebabkan kematian itu,” ujarnya yang dikutip dari Prokopim, Rabu (1/12/2021). 

Bupati Eka Putra meminta agar ASN yang belum divaksin agar segera melakukan vaksin, mengingat ASN sebagai pelayan masyarakat harus menjadi contoh dan menjadi motor penggerak untuk mengajak masyarakat mau melakukan vaksin demi memutus mata rantai penyebaran virus corona itu. 

Pada waktu bersamaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perhubungan melakukan razia terhadap ASN dan masyarakat belum vaksin yang akan berurusan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan perkantoran bupati.

"Saat ini jajarannya melaksanakan razia bagi yang belum vaksin agar melaksanakan vaksin pada gerai yang ada di komplek perkantoran tersebut," kata Kasatpol PP Yusnen.

Hal itu guna mengantisipasi terjadinya lonjakan masyarakat yang terkonfirmasi positif atau terpapar virus corona mengingat akan memasuki Natal dan tahun baru. 

“Ketika razia kita lakukan terhadap ASN dan masyarakat yang akan berurusan ternyata masih banyak yang belum vaksin dan kita arahkan ke gerai vaksin yang ada di kompleks kantor bupati ini,” ujarnya. 

Dari data yang terjaring razia dikatakannya ada 50 orang dan yang divaksin 38 karena dengan alasan tertentu seperti ada riwayat penyakit dan kendala yang menyebabkan tidak bisa divaksin. (*)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama