DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Adakan Rapat Paripurna Memperingati HJK ke-183

Paripurna DPRD Kabupaten Limapuluh Kota yang dihadiri Gubernur Sumbar 

LIMAPULUH KOTA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Limapuluh Kota adakan rapat paripurna peringatan hari jadi kabupaten itu ke-183, Sabtu (13/4/2024). Banyak prestasi yang diraih kabupaten tersebut.

Ketua DPRD Deni Asra mengemukakan, tiap 13 April diperingati HUT Kabupaten Limapuluh Kota yang merupakan amanah Perda Nomor 11/2008 tentang Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota tertanggal 26 November 2008. Peringatan pertama kali pada 13 April 2009 bersamaan dengan peresmian pemakaian gedung DPRD di Sarilamak, yang sebelumnya gedung DPRD berada di Payakumbuh.

"Saya mengajak kepada semua pihak dengan semangat memperingati hari jadi kabupaten dan kita tingkatkan sinergitas pembangunan untuk mewujudkan Limapuluh Kota yang madani," katanya.

Ditambahkan, rasa cinta dan rasa memiliki terhadap Kabupaten Limapuluh Kota hendaknya terpatri dalam dada, tercermin dalam sikap dan mewujud dalam laku setiap diri pribadi masyarakat. 

Dikatakan Ketua DPRD, memaknai perjalanan sejarah tentu dengan membuka kembali lembaran awal ketika sebuah pemerintahan dan pembangunan dilaksanakan. pemerintahan dan pembangunan telah dipahami ibarat dua sisi dari satu mata uang yang sama. Artinya, tujuan utama dari sebuah pemerintahan adalah menyelenggarakan pembangunan, begitu juga pembangunan tidak pernah bisa dilaksanakan tanpa adanya sebuah pemerintahan yang kuat.


Pimpinan DPRD dan Sekwan

"Pembangunan sebagaimana kita pahami adalah proses multidimensional yang menyentuh dan merangkum semua aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu proses dan dinamika pembangunan termasuk pembangunan daerah kita di Kabupaten Limapuluh Kota haruslah dikawal dengan landasan yuridis-operasional dan pendekatan yang holistik integral serta dilandasi premis rasional yang tajam dengan bingkai visi dan misi yang jelas," ujarnya.

Pemerintahan yang kuat sangat dibutuhkan oleh Kabupaten Limapuluh Kota untuk mampu tumbuh dan berkembang dalam menjalankan program pembangunan yang berkebelanjutan, transparan dan akuntabel.

DPRD akan terus mendorong pemerintah daerah di bawah komando bupati untuk mampu melakukan reformasi birokrasi yang seutuhnya dimana ASN  di bawah komando sekretaris daerah harus keluar dari zona nyaman atau filosofi asal bapak senang menuju birokrasi berbasis kinerja yang sesungguhnya. Pemerintah daerah harus mampu bertransformasi untuk berkolaborasi

Aktif dalam menjalankan pemerintahan dan harus mampu mengadopsi mekanisme kewirausahaan adaptif yang menerapkan kecanggihan teknologi dalam pelayanan. Pembentukan zona integritas merupakan upaya untuk mempercepat pemerintahan yang bersih, birokrasi efektif dan efisien. Dibutuhkan komitmen bersama termasuk DPRD untuk mewujudkan pemerintahan berintegritas dengan standar profesional yang mengedepankan perubahan pada area akuntabilitas kinerja, area penguatan pengawasan dan area peningkatan kualitas layanan publik.


Bupaiti beri sambutan

Limapuluh Kota sangat potensial bila dibandingkan dengan kabupaten lain karena memiliki keunggulan kompetitif maupun keunggulan komporatif. Keunggulan tersebut meliputi kekayaan sumber daya alam, letak geografis yang sangat strategis maupun modal sosial yang pengaruhnya sangat dominan bagi pembangunan daerah. Tentu ini jadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kabupaten dan DPRD untuk terus menggalinya. 

Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menyebutkan, peringatan hari jadi yang ke-183  ini merupakan tahun keempat dia bersama Rizky Kurniawan Nakasri menjalankan amanah sebagai bupati dan wakil bupati periode 2021-2024. 

Dikatakan bupati, memasuki usia ke-183, banyak kemajuan yang diraih kabupaten. Namun, tidak bisa dipungkiri, hingga kini masih dihadapkan pada berbagai tantangan dalam upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap perbaikan ekonomi, sosial, dan pelayanan publik. 

"Saya mengajak segenap elemen masyarakat dalam momentum hari jadi daerah ini untuk melakukan refleksi, muhasabah sudah sejauh mana  kita berkarya dan memberikan kontribusi positif dalam upaya membangun Limapuluh Kota," katanya.

"Kita tentu tidak mau kalah jauh dari para tokoh dan para pemimpin terdahulu yang telah bekerja keras, berbakti dan berkarya bagi kemajuan daerah ini. Tugas kita adalah melanjutkan estafet perjuangan tersebut dengan menjawab semua tantangan ke depan," jelasnya.

Dikatakan bupati, semua tantangan tersebut tentunya mesti dijawab dengan penyusunan kebijakan-kebijakan yang mengutamakan kepentingan masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan DPRD yang telah bekerja keras dan bekerja sama dalam menjalankan roda pemerintahan demi mewujudkan visi pembangunan daerah yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah 2021-2026," katanya.




Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meyakini Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki berbagai kelebihan dan potensi besar untuk menjadi pusat perekonomian utama di bagian utara Sumbar.

Hal itu disampaikan Gubernur dalam Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Kabupaten (HJK) Lima Puluh Kota ke-183 di Aula Sidang DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu 13 April 2024.

“Lima Puluh Kota memiliki potensi yang besar sebagai beranda utama pembangunan Sumbar. Mulai dari potensi geografis yang berbatasan langsung dengan provinsi tetangga, potensi pertanian dan peternakan, potensi pariwisata, dan jangan lupakan potensi luar negeri dan luar daerah melalui peran para perantau yang tersebar di berbagai tempat dan berbagai bidang pekerjaan,” ucap Gubernur dalam sambutannya.

Ada pun untuk mewujudkan Lima Puluh Kota sebagai kabupaten maju dengan memaksimalkan seluruh potensi tersebut, Gubernur menekankan Pemkab Lima Puluh Kota harus memastikan terselenggaranya beberapa kunci sukses penyelenggaraan pembangunan dan pemerintahan.

Kunci sukses pertama adalah terjalin eratnya sinergitas antara Kepala Daerah dengan DPRD dan sinergitas antara Bupati dan Wakil Bupati, demi terpenuhinya kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kunci sukses yang kedua adalah menciptakan program inovatif. Jangan takut berinovasi karena inovasi daerah dilindungi oleh Undang-Undang Pemerintahan Daerah. Oleh karenanya saya mengimbau Pemkab Lima Puluh Kota agar benar-benar memanfaatkan potensi-potensi yang ada secara kreatif, sehingga mampu menciptakan peluang-peluang baru yang akhirnya akan memicu pertumbuhan ekonomi daerah,” ucap Gubernur lagi.

Ada pun kunci sukses ketiga, sambung Gubernur, adalah memastikan adanya partisipasi semua pihak dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Salah satunya dengan melakukan kerja sama daerah untuk menjawab permasalahan masyarakat dan keterbatasan daerah.

Gubernur memastikan, bahwa kerja sama daerah akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, daya saing daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kerja sama daerah akan dapat mengoptimalkan potensi sekaligus memecahkan berbagai persoalan terkait keterbatasan daerah dalam meningkatkan pembangunan. Pembangunan harus kolaboratif, dan menggandeng banyak pihak. Jangan paksakan mendayung sendiri, dan kita harus memperkuat fungsi koordinator dengan mengoptimalkan bantuan stakeholders di luar pemerintah,” ujar Gubernur lagi.

Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan instansi vertikal serta seluruh pihak yang turut membantu pengembangan pembangunan di Lima Puluh Kota.

Meski demikian, Dia menyadari masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang perlu diselesaikan oleh pemerintah.

“Di usia 183 tahun ini, kita menyadari bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan seluruh tantangan itu harus kita jawab. Kami berterima kasih atas partisipasi dan arahan seluruh pihak dalam pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Safaruddin – Rizki Kurniawan sejauh ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Perwakilan Tokoh Masyarakat Lima Puluh Kota yang juga Rektor Universitas Andalas (Unand), Efa Yonnedi mengungkapkan, bahwa sektor pendidikan dan pendidikan tinggi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan Lima Puluh Kota sebagai salah satu kabupaten maju di Sumbar.

“Untuk mewujudkan daerah ini sebagai daerah maju, rata-rata penduduk harus memiliki pendapatan per kapitan Rp200 juta per tahun, atau sekitar Rp15 juta per bulan. Tentu, untuk mewujudkan ini butuh perjuangan yang tidak mudah. Sektor pendidikan dan pendidikan tinggi menjadi salah satu upaya untuk menuju ke arah itu,” ujarnya. (ADV)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama