![]() |
| Kantor PWI Solok Selatan Dirusak OTK, Kaca Pecah dan Pintu Dicongkel |
SOLOK SELATAN-Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solok Selatan yang berlokasi di Jorong Padang Alai, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, diduga dirusak oleh orang tak dikenal (OTK). Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (18/5/2026) pagi.
Akibat kejadian itu, sejumlah fasilitas kantor mengalami kerusakan. Kaca jendela pecah, kursi plastik berwarna biru dirusak, serta pintu bagian belakang sekretariat mengalami kerusakan diduga akibat dicongkel paksa.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tiga kaca jendela bagian depan kantor tampak pecah dan serpihannya berserakan di lantai. Selain itu, pintu kayu kantor mengalami kerusakan pada bagian kunci dan kusen yang diduga akibat upaya pembobolan menggunakan benda keras.
Hingga kini, identitas pelaku maupun motif perusakan masih belum diketahui. Pengurus PWI Solok Selatan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Solok Selatan untuk ditindaklanjuti.
“Kami sangat menyayangkan tindakan ini. Kantor PWI merupakan tempat kerja para jurnalis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Kami berharap pihak kepolisian segera mengungkap pelakunya,” tegas Ketua PWI Solok Selatan, Hendrivon, usai membuat laporan di Mapolres Solok Selatan.
Pihak kepolisian yang menerima laporan disebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Selain itu, polisi juga tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.
“Kasus perusakan fasilitas umum ini masih dalam penanganan aparat berwenang,” ujarnya.
Hendrivon menambahkan, apabila kasus tersebut tidak segera diungkap, dikhawatirkan pelaku akan kembali melakukan tindakan serupa.
Karena itu, pihaknya bersama insan pers yang tergabung dalam organisasi PWI mendesak Kapolres Solok Selatan untuk segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku perusakan sekretariat tersebut.
“Kami sudah menghubungi Kapolres Solok Selatan agar membantu menindak para pelaku perusakan fasilitas sekretariat PWI ini,” tutup Hendrivon. (jup)
