SOLOK SELATAN–Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan, Putra Alizar mewakili Kepala Kantor Kemenag Solok Selatan menghadiri tasyakuran dan pelepasan siswa-siswi kelas IX dan XII Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) serta Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ulu Suliti, Nagari Ulu Suliti, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh khidmat. Acara diawali dengan penampilan Tari Pasambahan yang dibawakan siswa-siswi MAS dan MTs Ulu Suliti sebagai bentuk penyambutan kepada para tamu undangan dan pejabat yang hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat KPGD, Kepala KUA KPGD, unsur Polsek, Wali Nagari, para kepala jorong, Ketua Komite beserta anggota dari kedua madrasah, ketua yayasan, tokoh masyarakat serta wali murid.
Kepala MAS Ulu Suliti, Musalihin, melepas sebanyak 15 siswa-siswi dari total 53 peserta didik yang ada di madrasah tersebut. Sementara itu, Kepala MTsS Ulu Suliti, Amnal, juga melepas lima siswa-siswi dari total 53 peserta didik.
Putra Alizar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi memajukan madrasah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada ketua yayasan, komite, majelis guru, pegawai tata usaha, serta wali murid yang telah bekerja sama dengan baik sehingga mampu mengantarkan siswa-siswi menyelesaikan pendidikan di madrasah ini,” ujarnya.
Ia berpesan kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta tetap menjaga akhlak dan ibadah.
“Hari ini menjadi langkah awal untuk menuju masa depan yang lebih baik. Hormati orang tua dan jangan pernah meninggalkan ibadah di mana pun kalian berada,” pesan Putra Alizar.
Dia meminta para orang tua untuk terus menjadi motivator dan pendamping terbaik bagi anak-anak mereka dalam melanjutkan pendidikan.
“Dorong anak-anak kita agar terus semangat menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Putra Alizar mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memajukan keberadaan MAS dan MTs Ulu Suliti.
“Lembaga pendidikan ini adalah aset bersama. Mari kita jaga agar tetap eksis dan semakin maju di masa mendatang,” tutupnya. (jup)