SOLOK SELATAN-Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus mendorong percepatan pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program prioritas nasional gagasan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, Dr. H. Syamsurizaldi, mengatakan program tersebut membawa tantangan sekaligus semangat baru bagi pemerintah daerah dan nagari.
“Tantangan utamanya terletak pada penentuan lokasi yang tidak hanya cukup luas, namun juga harus strategis agar gerai nantinya bisa beroperasi maksimal dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Syamsurizaldi saat meninjau progres pembangunan gerai KDKMP, Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, seluruh nagari di Solok Selatan pada dasarnya memiliki tanah kas nagari. Namun, sebagian besar lahan tersebut telah dimanfaatkan untuk fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas pembantu, polindes, PAUD, kantor nagari, hingga pasar rakyat.
Sementara itu, sebagian lahan lainnya masih berupa area persawahan yang dinilai kurang strategis untuk mendukung aktivitas usaha.
“Inilah ujian kesabaran dan kreativitas kita dalam memanfaatkan aset yang tersedia secara optimal,” katanya.
Syamsurizaldi meninjau progres pembangunan gerai KDKMP di Nagari Sungai Kunyit Barat, Kecamatan Sangir Balai Janggo. Lokasi ini menjadi perhatian khusus karena sebelumnya telah ditetapkan sebagai titik peresmian dan peluncuran program oleh Dandim 0309 Solok.
Saat ini, pembangunan gerai di lokasi tersebut telah rampung 100 persen. Selain Sungai Kunyit Barat, progres pembangunan gerai KDKMP di sejumlah nagari lainnya juga terus berjalan. Di antaranya Lubuk Gadang Timur, Sungai Kunyit, Talunan Maju, Talao Sungai Kunyit, dan Padang Air Dingin yang masing-masing telah mencapai progres sekitar 63 persen.
Kemudian Nagari Ranah Pantai Cermin dan Padang Gantiang telah mencapai progres pembangunan sekitar 30 persen. Sementara itu, Nagari Lubuk Gadang Utara dan Luak Kapau Alam Pauh Duo baru memulai pembangunan fisik.
Selanjutnya, beberapa nagari lainnya seperti Abai, Dusun Tangah, dan Alam Pauh Duo masih dalam antrean pembangunan, sedangkan Nagari Lubuk Malako tengah mempersiapkan lahan.
Syamsurizaldi juga meninjau calon lokasi pembangunan gerai di Nagari Lubuk Malako yang berada di kawasan Pasar Bancah Kampeh. Lokasi tersebut dinilai sangat strategis karena berada di pusat aktivitas masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pembangunan gerai KDKMP dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di tingkat nagari.
Pemkab juga akan memaksimalkan pemanfaatan aset dan tanah kas nagari agar setiap nagari memiliki gerai yang layak, strategis, dan siap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Langkah ini merupakan bukti nyata sinergi pemerintah daerah dan nagari dalam menyukseskan program nasional demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat hingga ke pelosok desa dan nagari,” tutupnya. (jup)