Dinas Pendidikan Solok Selatan Gaspol Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Teknologi




SOLOK SELATAN-Guna meningkatkan kompetensi tenaga pendidik di era digital, Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan Hamudis di aula SMP Negeri 3 Solok Selatan, Kecamatan Sangir, Jumat (29-30/5/2026).

Hamudis menegaskan pentingnya penguasaan teknologi oleh guru dan tenaga pendidik guna mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai perkembangan zaman.

“Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara optimal dalam dunia pendidikan. Guru dituntut mampu beradaptasi dan memanfaatkan TIK sebagai sarana meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujar Hamudis.

Ia menyebut, transformasi digital di sektor pendidikan menjadi langkah strategis dalam menciptakan proses belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Melalui bimtek ini, para peserta diharapkan mampu memahami dan mengimplementasikan penggunaan aplikasi pembelajaran digital, pengelolaan administrasi berbasis teknologi, hingga pemanfaatan media digital secara bijak dan produktif.

Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan menggandeng sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Duta Teknologi Kemendikdasmen sekaligus Fasilitator Nasional Papan Interaktif Digital, Roby Setia Pramana, M.Pd, serta Fasilitator Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) sekaligus Koordinator Kapten belajar.id Sumatera Barat, Susanda Febriani, S.Kom., M.Pd.

Adapun materi yang diberikan kepada peserta meliputi pemanfaatan platform digital pembelajaran, penggunaan aplikasi perkantoran, pengelolaan data sekolah, hingga optimalisasi media pembelajaran berbasis internet.

Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan berharap seluruh sekolah semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital dan mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang modern, efektif, serta berdaya saing.

Selain itu, Kabupaten Solok Selatan juga akan mulai menerapkan sistem pembelajaran blended learning sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut. (Jup)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama