1.075 Warga Taratak Padang Kampuang Masuk Desil 1–4, 30–40 Persen Belum Terima Bantuan Rutin

 Ilustrasi. (Konten AI)


PAYAKUMBUH-Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kota Payakumbuh kondisi 13 Agustus 2026 menunjukkan cukup besarnya kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah di Kelurahan Taratak Padang Kampuang, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Dari 1.877 individu yang tercatat dalam DTSEN, sebanyak 1.075 individu berada pada Desil 1–4 atau sekitar 57,3 persen. Khusus Desil 1, jumlahnya mencapai 347 individu.

Lurah Taratak Padang Kampuang, Ulil Amri, 19/08/2026 membenarkan data tersebut.

Menurut Ulil, kondisi itu antara lain dipengaruhi banyaknya warga yang tidak memiliki aset bernilai tinggi, bekerja sebagai petani penggarap, serta menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan dengan penghasilan tidak menentu.

“Banyak warga kita sebagai petani penggarap, mengelola lahan orang lain. Ada juga yang bekerja serabutan, kadang bekerja dan ada saatnya tidak bekerja,” ujarnya.

Ulil menyebut, dari sekitar 1.075 individu atau diperkirakan 275 KK yang berada di Desil 1–4, sekitar 30–40 persen belum menerima bantuan rutin atau tetap.

Sebagian warga telah menerima berbagai program pemerintah. Di antaranya PKH 88 KK, BPNT/Sembako 121 KK, BPJS Kesehatan 256 orang dan BPJS Ketenagakerjaan 66 orang.

Selain itu, terdapat bantuan sembako Bulog dan BLT Kesra yang masing-masing menyasar sekitar 275 KK. Tahun ini juga direncanakan rehabilitasi 15 rumah tidak layak huni, meteran listrik gratis untuk delapan rumah, serta sejumlah bantuan usaha dan pemberdayaan masyarakat.

Ulil mengatakan, sebagian warga yang belum memperoleh bantuan rutin sebelumnya pernah menerima bantuan tidak tetap. Sementara sebagian lainnya masih dalam proses usulan.

Angka penerima masing-masing program tidak bisa langsung dijumlahkan sebagai jumlah penerima keseluruhan karena satu keluarga bisa mendapatkan lebih dari satu jenis bantuan.

Desil bukan berarti seluruh warga di dalamnya otomatis berstatus miskin. Desil merupakan pengelompokan berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraannya.

Data Taratak Padang Kampuang memperlihatkan satu hal: di balik angka DTSEN terdapat petani penggarap, pekerja serabutan dan keluarga tanpa aset yang hidup dengan penghasilan yang tidak selalu pasti.

Serial berikutnya akan melihat kondisi Desil 1–4 di kelurahan lain di Payakumbuh serta sejauh mana program pemerintah menjangkau kelompok tersebut. (jnd)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama