Hadapi Corona, Sumbar Siapkan Beberapa Jurus Gairahkan Dunia Pariwisata

loading...

H. NovrialKepala Dinas Pariwisata Sumbar.
PADANG, MJ News - Hadapi kasus virus Corona yang menimpa negeri ini bahkan sudah tercatat 27 orang positif terkena virus tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Dinas Pariwisata menyiapkan beberapa jurus agar pariwisata tetap bergairah di Sumbar.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, H. Novrial, Rabu (11/3/2020) di Padang, menyebutkan, jurus dimaksud adalah optimalisasi potensi wisatawan nusantara, perantau dan pelaksanaan MICE di Sumbar, baik melalui pendekatan dan promosi maupun dukungan event pariwisata dan ekraf yang dilakukan berbagai pihak di luar Sumbar.

Dia mengungkapkan sampai Maret 2020 ini, beberapa kegiatan dan event sudah dilakukan di Jakarta, Jambi dan Pekanbaru. Padang sendiri juga akan ada dan terus melakukan pendekatan  ke pusat dan pihak lainnya, agar Sumbar menjadi lokasi pelaksanaan MICE.

Jurus berikutnya, sebut Novrial, Dispar Sumbar juga melakukan koordinasi dengan unsur pentahelix (industri, akademisi, komunitas dan media) memberikan sosialisasi melalui berbagai media untuk meyakinkan masyarakat dan wisatawan, Sumbar adalah daerah yang aman untuk dikunjungi untuk berwisata.

“Sampai detik ini dan ke depannya, optimis Sumbar adalah daerah yang aman dan nyaman bagi wisatawan. Apalagi objek wisata yang ada, selain beragam, atraktif juga menggoda wisatawan,” kata dia.

Novrial mengakui saat ini soal corona heboh termasuk Sumbar, meski dari berbagai informasi yang didapatkan, di Sumbar belum ada kasus tersebut, tapi berbagai langkah antisipasi tetap diutamakan.

Yaitu koordinasi dengan pihak terkait lainnya seperti Angkasa Pura dalam hal optimalisasi SOP kedatangan wisatawan. Kemudian Kantor Kesehatan Pelabuhan BIM tentang optimalisasi penggunaan thermo-scan communal di Bandara dan termometer infra-red di Pelabuhan Muaro dan Bungus, serta dengan Dinas Kesehatan dan rumah sakit sekiranya terdeteksi adanya suspect.

Bahkan keseriusan Gubernur dan Wakil Gubernur juga terlihat dengan reaksi cepat melaksanakan rapat koordinasi lintas pelaku dalam mengantisipasi ekses Corona, Senin (9/3/2020) lalu.

Kemudian, meninjau kesiapan penanganan suspect pada beberapa rumah sakit milik Pemprov dan RSUP M. Djamil Padang.

“Khusus pada pentahelix kepariwisataan Sumbar juga sudah punya komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman, baik bagi wisatawan yang berkunjung maupun pelaku pariwisata dan masyarakat di objek wisata yang berinteraksi langsung dengan wisatawan,” terangnya.

Novrial menjelaskan, dari berbagai informasi dari daerah tujuan wisata (DTW) terdampak serius karena menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke sana. Sedangkan dampak terhadap Sumbar, dari data BPS angka kunjungan wisman pada Januari-Februari 2020 menurun 16 persen dibandingkan periode yang sama pada 2019. (*/eds)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama