Masuki Dunia Kerja, Undhari Bekali Calon Wisudawan

Pembekalan dari narasumber pada calon wisudawan

 


DHARMASRAYA-Universitas Dharmas Indonesia (Undhari) menyelenggarakan pembekalan bagi calon wisudawan periode Oktober, Rabu (13/10/2021). 

Kegiatan berlangsung secara daring dan luring dihadiri Wakil Yayasan Amanah Ampang Kuranji Andisa Putra Dt. Mangku Rajo, Rektor Dr. Gunawan Ali, Wakil Rektor III Undhari Dr. Amar Salahuddin, dekan, ketua program studi, dosen dan pengurus organisasi kemahasiswaan.

Kegiatan dilangsungkan di Auditorium Dara Jingga. Pembekalan diikuti 340 calon wisudawan dari 13 program studi.

Dua narasumber memberikan pembekalan, staf pribadi Menteri Sekretaris Negara Indra Dwi Prasetyo, Asisten Rektor Universitas Mahakarya Asia dan Managing Direktor ID Next Leader dan Ustaz Yusuf Efendi, CEO Andalas Cendekia. Kegiatan dipandu Dodi Widia Nanda.

Wakil Rektor III Amar Salahuddin menjelaskan pentingnya pembekalan bagi para calon wisudawan. "Kegiatan ini memberikan wawasan agar para wisudawan memahami strategi yang harus ditempuh guna bersaing di dunia kerja dan para wisudawan mesti mengenali potensi diri untuk karier masa depan. Hal inilah yang menjadi tema pembekalan," katanya.

Rektor Gunawan Ali mengapresiasi pembekalan tersebut dan berharap alumni kariernya ke depan bisa gemilang. "Semoga kita selalu menjadi pribadi yang maju dan berkembang di manapun bekerja mengaplikasikan ilmu dan pengalaman," kata Gunawan.

Indra Dwi Prasetyo menyampaikan materi dan motivasi melalui zoom meeting. Indra mengatakan, hari ini bukan dengan atribut apa dilahirkan, tapi bagaimana cara melihat sekitar. "Yang terpenting adalah sikap mental kita menerjemahkan sesuatu, dan orang kaya pikirannya, melihat sesuatu yang berbeda, yang penting cara  kalian melihat sekitar, berdaya dan berjaya dengan diri sendiri," pesan Indra

Pemateri Ustadz Yusuf Efendi menyampaikan dengan semangat, memotivasi dan sangat menginspirasi. Yusuf menyampaikan ada empat on yang harus dipersiapkan memasuki dunia kerja, vision, action, passion, dan collaboration. "Namun, yang lebih utama yaitu, kita mesti dan harus selalu melibatkan Allah dalam setiap kegiatan kita," kata Yusuf.(eko)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama