Dilempar Batu, Ini Curhat Manajemen NPM



Bus-bus milik NPM. (kompas.com)

PADANG-Manajemen bus NPM curhat di akun media sosialnya. Ada kesedihan dan kekecewaan. Wajar manajemen kecewa, bus mereka sangat baru. Bus itu dibeli dengan harga mahal. Bus itu juga tengah jadi idola masyarakat Sumatera Barat yang berada di kampung halaman maupun perantauan.


Bus mahal itu dilempar oleh orang tak bertanggung jawab. Akibat lemparan, kaca depan pecah. Bus yang tak bersalah tersebut dan tengah melaju di tol Trans Sumatera dilempar dengan batu. Kaca depan pecah. Salah apa bus itu? Kok tega-teganya Anda melempar?

Manajemen curhat di Instagram resmi. Dikutip dari caption sebuah foto, manajemen NPM menyebut, "Kepada siapa kami mengadu kalau perjalanan kami terganggu."  Dikutip dari laman facebook-nya, manajemen NPM menulis, bus  PT. Naikilah Perusahaan Minang menjadi sasaran pelemparan batu menggunakan tanah oleh orang tidak bertanggung jawab pada Rabu (20/4/2022) di KM 181 (tol Lampung-Palembang) saat dalam perjalanan dari arah Jabodetabek menuju Sumatera Barat.

Saat pelemparan oleh oknum tidak bertanggung jawab, pengemudi NPM dan kru dengan sigap dan tenang mengontrol laju kendaraan. "Alhamdulillah, penumpang, pengemudi dan kru semua dalam keadaan selamat tidak  kurang sedikitpun," tulis manajemen NPM.

Manajemen NPM berharap kejadian itu tak terulang lagi. Curhat manajemen NPM juga diposting oleh Youtuber Ridwan Nurman, Jumat (22/4/2022). 

NPM merupakan perusahaan otobus yang didirikan di Padang Panjang. NPM merupakan salah satu perusahaan otobus (PO) tertua di Sumatra. Perusahaan jasa transportasi itu didirikan pada 1937 oleh Bahauddin Sutan Barbangso Nan Kuniang. Kini perusahaan tersebut dikelola generasi ketiga, Angga Vircansa Chairul. 

Jalan tol seharusnya dibuat aman dan nyaman. Tugas polisi untuk mengusut kasus itu dan menjamin bus maupun kendaraan lain yang melintas di tol. (ed) 



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama