Manjonjang, Mahasiswa KKN UNAND Kambang Bangun Kebersamaan dengan Masyarakat Kampung Nyiur Gading

Mahasiswa dan masyarakat makan bersama. (dok mahasiswa KKN)

PESISIR SELATAN-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) di Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, melaksanakan kegiatan manjonjang atau makan bersama masyarakat Kampung Nyiur Gading. 

Kegiatan ini menjadi salah satu momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kedekatan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat selama menjalankan pengabdian di Nagari Kambang.

Kegiatan manjonjang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Mahasiswa KKN bersama masyarakat duduk dan makan bersama, berbincang santai, serta saling bertukar cerita mengenai kehidupan masyarakat dan berbagai aktivitas yang berlangsung di Kampung Nyiur Gading.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda makan bersama, tetapi menjadi ruang untuk mengenal masyarakat secara lebih dekat. Interaksi yang terbangun melalui suasana santai membuat komunikasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi lebih terbuka.

“Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. KKN bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga bagaimana kami bisa hadir, berbaur, dan menjadi bagian dari masyarakat selama berada di sini,” ujar salah seorang mahasiswa KKN UNAND Kambang.

Masyarakat Kampung Nyiur Gading juga menyambut baik kegiatan tersebut. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat menjadi bagian dari hubungan baik antara mahasiswa KKN dengan masyarakat, terutama dalam mendukung berbagai kegiatan mahasiswa selama berada di Nagari Kambang.

Dalam budaya Minangkabau, makan bersama dan manjonjang memiliki nilai penting dalam membangun hubungan sosial. Duduk basamo, makan basamo, dan berbagi cerita menjadi cara sederhana untuk memperkuat rasa persaudaraan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNAND Kambang berharap hubungan yang telah terjalin dengan masyarakat dapat terus terjaga hingga masa pengabdian berakhir. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya meninggalkan program kerja, tetapi juga meninggalkan kesan, pengalaman, dan hubungan kekeluargaan yang baik.

Sebagaimana filosofi “duduak samo randah, tagak samo tinggi”, kebersamaan menjadi dasar untuk saling menghargai dan berjalan bersama. Bagi mahasiswa KKN, manjonjang di Kampung Nyiur Gading menjadi salah satu pengalaman berharga bahwa pengabdian kepada masyarakat juga dimulai dari hal-hal sederhana, hadir, berbagi, dan duduk bersama. (Fauzan)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama