Citivas Akademika ITP Semprotkan Disinfektan

Wakil Rektor I ITP, Firmansyah David turut menyemprotkan disinfektan di lingkungan kampus yang diikuti oleh seluruh civitas akademik seperti dosen dan karyawan. (ist)

Padang, MJ News - Melalui imbauan dari Kecamatan Nanggalo terkait pencegahan corona virus atau covid 19, sivitas akademika Institut Teknologi Padang (ITP) seperti dosen dan karyawan, turut menyemprotkan disinfektan atau cairan pembunuh bakteri di lingkungan kampus, Jumat (20/3/2020).

Wakil Rektor I, Firmansyah David menjelaskan, hal ini dilakukan sebagai langkah penyebaran covid 19 di lingkungan kampus, yang kebetulan saat ini mahasiswa dirumahkan untuk melanjutkan perkuliahan yakni secara daring hingga 31 Maret 2020.

“Aturan yang diberlakukan tersebut mengacu pada surat edaran Menteri Kesehatan RI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Sekjen Kemdikbud tentang pencegahan Coronavirus Diseasees 19 (Covid 19) dan menghindari penularan, yang nantinya absen para mahasiswa diterapkan sesuai pengumpulan tugas yang diberikan oleh setiap dosen,” pungkasnya, Jumat (20/3/2020).

Terkait surat edaran tersebut, kegiatan fun bike dalam perayaan Dies Natalis ITP turut diundur pelaksanaannya hingga kondisi membaik nantinya.

Firmansyah juga mengatakan, kepada seluruh mahasiswa diimbau, diterapkannya sistem daring saat ini, para mahasiswa tidak mudik ke kampung, melainkan tetap di Padang untuk menyelesaikan tugas yang diberikan, karena ditakutkan hal buruk terjadi nantinya di kampung terkait corona ini.

“Selain itu, pada tahun ajaran baru 2020 ini, ITP juga akan membuka sekaligus melaksanakan program studi baru yakni Teknik Lingkungan, yang mana sesuai studi dilakukan sebelumnya, jurusan tersebut cukup banyak dibutuhkan di dunia kerja,” katanya.

Terkait dosen di Teknik Lingkungan ini sudah cukup tersedia. Prodi ini sangat dibutuhkan di lapangan yang tugasnya seperti perencanaan drainase, pengaturan dampak lingkungan, pembuangan industri dan rumah tangga, daur ulang limbah dan lainnya. (rian)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama