Rp450 Juta untuk Tangani Covid-19 di Kota Payakumbuh

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal.

PAYAKUMBUH, MJ News - Dalam menghadapi penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota Payakumbuh sudah menganggarkan dana Biaya Tak Terduga (BTT) di Dinas Kesehatan sebesar Rp450 Juta. Selain menyiapkan anggaran, Pemko juga berharap semua titik di Kota Payakumbuh mulai dari rumah, toko, mal dan kediaman dapat disemprot dengan cairan disinfektan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal, mengatakan, dana ini sedang digodok untuk membeli kebutuhan mendesak. Walaupun belum cukup, nanti akan ditambah dana dari Pemda sendiri, sesuai instruksi dari Walikota Riza Falepi.

“Dalam upaya pencegahan Covid-19, selain dana harapan kita penyemprotan juga dilaksanakan masyarakat. Bahan-bahannya tidak rumit, ada antiseptik, risol dan klorin, serta mudah dibuat. Kalau ada yang perlu ditanyakan, silahkan berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan jajaran kelurahan. Kita dari pemerintah mendorong bagaimana masyarakat berpartisipasi menghambat lajunya perkembangan Covid-19 ini,” ujarnya, Senin (23/3/2020).

Sementara itu, Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, yang dihubungi terpisah, mengimbau masyarakat agar menghindari rasa takut, tetap tenang dan waspada dalam menghadapi Covid-19 ini. Menurutnya, menjalankan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan tetap mementau tetangga pendatang baru, yang kemungkinan membawa virus ke daerah ini.

“Akan sangat dihargai bila ada warga yang baru kembali dari wilayah zona penyebaran Covid-19 dengan kesadaran sendiri memeriksakan diri ke Puskesmas. Dan melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah. RT/RW saatnya lebih berperan, terutama memantau warga dari tingkat bawah, warga yang keluar masuk agar dipantau terus,” ucap Riza.

Walikota juga mengajak warga untuk memperbanyak zikir dan doa di rumah. Apabila ada anggota keluarga yang batuk, flu, maupun gejala gangguan pernafasan agar segera melaporkan diri ke Puskesmas maupun pos tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 di pos kota pusat Kota Payakumbuh.

“Sebisa mungkin kita minta kepada warga agar berdiam diri di rumah dan menghindarkan diri dan keluarga dari keramaian, semoga Allah melindungi kita dari marabahaya,” harapnya.

Selain itu, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan tak bosan-bosannya kembali menghimbau kepada seluruh warga Kota Payakumbuh agar menghindari tempat-tempat keramaian untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini. Semua ini dilakukan agar masyarakat Payakumbuh terhindar dari penyebaran Covid-19 yang sudah menyebar di beberapa daerah di Indonesia.

“Kita menaikkan level kewaspadaan, karena masih banyak warga kita yang berkeliaran di tempat-tempat umum. Kalau memang perlu untuk keluar rumah, cukup seperlunya saja. Sebab ditempat-tempat umum itulah, awal dari penyebaran virus ini. Kalau sempat satu orang terpapar virus ini, akan sulit untuk menanganinya. Karena penyebarannya begitu cepat. Kita belajar dari negara-negara yang sudah terpapar virus ini. Untuk itu, Pemko Payakumbuh tidak inginkan ada warga Payakumbuh yang nantinya terpapar,” katanya. (rel)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama