Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma Bagikan Masker ke Pasar

Wakil Bupati Tanah Datar, H. Zuldafri Darma terlibat dialog dalam sosialisasi langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Pasar Batusangkar
Wakil Bupati Tanah Datar, H. Zuldafri Darma terlibat dialog dalam sosialisasi langkah antisipasi penyebaran Covid-19, sekaligus membagi-bagikan masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar Batusangkar. (musriadi musanif)

mjnews.id - Wakil Bupati Tanah Datar, H. Zuldafri Darma mengingatkan, para pedagang wajib menjaga sterilisasi makanan, sehingga tidak menjadi sarana penyebaran penyakit. Untuk itu, selain menggunakan masker, para pedagang juga diminta memakai sarung tangan.

"Kita berharap para pedagang dan pengunjung pasar selalu menggunakan masker. Ini merupakan upaya penting dalam rangka menghambat penyebaran Covid-19. Khusus pedagang makanan, selain menggunakan masker kita juga meminta agar selalu memakai sarung tangan untuk menjaga sterilisasi makanan yang dijual,” kata Wabup, Kamis (8/4/2020), saat melakukan peninjauan aktivitas Pasar Batusangkar.

Di pasar yang diramaikan setiap Kamis itu, wabup mengajak para pedagang berdialog terkait banyak hal, terutama dalam rangka mendapatkan langkah-langkah strategis memutus mata rantai penularan Virus Corona yang dikenal sebagai Covid-19 itu. Wabup juga membagi-bagikan masker kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

Dikatakan, masker yang dibagikan itu merupakan bagian dari seribu lembar masker nonmedis, yang dibuat para alumni Balai Latihan Kerja (BLK) Batusangkar bekerjasama dengan Dinas PMPTSP Tenaga Kerja.

"Pembagian masker untuk pedagang dan pengunjung pasar ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah, guna memutus mata rantai penularan Covid-19. Jumlahnya tidak banyak, tapi kita berharap, ini bisa menjadi edukasi kepada masyarakat tentang betapa pentingnya memakai masker dalam kondisi seperti ini," katanya.

Wabup berharap, semua masyarakat Tanah Datar yang memiliki urusan men desak keluar rumah dapat senantiasa memakai masker, baik yang dibuat secara mandiri maupun penutup mulut dan hidung alternatif lainnya, misalnya menggunakan sapu tangan atau handuk.

Zuldafri juga mengingatkan, saat ini semua aktivitas belajar para siswa sudah dipindahkan dari sekolah ke rumah. Dengan demikian, tegasnya, para orangtua dapat mengawasi agar tak ada lagi anak-anak sekolah yang berada di luar rumah.

Pemilik warung internet (warnet) juga diingatkan, agar menutup aktifitasnya sampai dengan adanya kebijakan lebih lanjut dari Pemkab Tanah Datar, sesuai dengan instruksi peng hentian operasional warnet yang sudah dikeluarkan pemerintah daerah beberapa waktu lalu.

Pemkab Tanah Datar, ucapnya, juga mendirikan posko perbatasan pada tujuh titik yang sudah ditetapkan. Posko itu bertugas melakukan pendataan terkait dengan riwayat perjalanan dan riwayat kesehatan masyarakat yang masuk ke kabupaten berjuluk Luhak Nan Tuo tersebut. (*/mus)
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama